Kompas.com - 01/01/2022, 06:00 WIB

Diastema juga dapat berkembang dari penyakit gusi yang merupakan jenis infeksi.

Dalam hal ini, peradangan merusak gusi dan jaringan penyangga gigi.

Hal ini dapat menyebabkan kehilangan gigi dan celah di antara gigi.

Tanda-tanda penyakit gusi termasuk gusi merah dan bengkak, keropos tulang, gigi goyang, dan gusi berdarah.

Gejala

Satu-satunya indikasi diastema adalah celah yang terlihat di antara gigi.

Jika gigi menjadi longgar karena penyakit gusi, orang tersebut mungkin mengalami rasa sakit dan ketidaknyamanan, terutama saat makan.

Gejala lain dari penyakit gusi meliputi:

  • gusi merah cerah
  • gusi bengkak dan lunak
  • gusi berdarah
  • gusi surut
  • bau mulut
  • gigi goyang

Penanganan

Penanganan untuk diastema mungkin tidak diperlukan, terutama jika celah muncul dari ketidaksesuaian antara ukuran gigi dan tulang rahang, atau jika itu disebabkan oleh hilangnya gigi sulung.

Jika perawatan tidak diperlukan secara medis, tetapi orang tersebut ingin menutup celah karena alasan estetika, dokter gigi dapat membantu menentukan pendekatan terbaik.

Pilihan pengobatan meliputi:

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.