Kompas.com - 01/01/2022, 06:00 WIB

Kawat gigi

Dokter gigi umumnya mengobati diastema dengan kawat gigi.

Kawat gigi memberi tekanan pada gigi, menutup celah dari waktu ke waktu.

Mungkin perlu memakai satu set kawat gigi lengkap, bahkan jika hanya ada satu celah, karena menggerakkan gigi apa pun akan memengaruhi seluruh mulut.

Veneer

Sebagai alternatif kawat gigi, dokter gigi dapat memasang veneer.

Pilihan ini mungkin sangat cocok jika diastema disebabkan oleh gigi yang lebih kecil.

Ikatan gigi melibatkan penerapan resin ke permukaan gigi, kemudian pengerasan resin dengan sumber cahaya.

Pemasangan veneer melibatkan pemasangan potongan porselen tipis yang dibuat khusus ke permukaan gigi.

Baca juga: 9 Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut yang Umum Terjadi

Implan gigi atau jembatan

Jika ada diastema karena orang tersebut kehilangan gigi, mereka mungkin memerlukan perawatan gigi yang lebih ekstensif, seperti implan atau jembatan gigi.

Menempatkan implan gigi melibatkan memasukkan sekrup logam ke dalam tulang rahang dan memasang gigi pengganti.

Jembatan gigi adalah gigi palsu yang ditahan oleh alat yang menempel pada gigi di kedua sisi celah.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.