Kompas.com - 06/05/2022, 21:00 WIB

Setelah 5 tahun

Rokok mengandung banyak racun yang diketahui menyebabkan arteri dan pembuluh darah menyempit.

Racun yang sama ini juga meningkatkan kemungkinan terjadinya pembekuan darah.

Setelah 5 tahun berhenti merokok, tubuh sudah cukup dapat menyembuhkan diri, sehingga arteri dan pembuluh darah mulai melebar kembali.

Pelebaran pembuluh ini berarti sirkulasi darah dapat lebih lanca, tidak menggumpal, sehingga menurunkan risiko stroke.

Risiko stroke akan terus berkurang selama 10 tahun ke depan seiring dengan semakin pulihnya tubuh dari efek samping merokok.

Setelah 10 tahun

Setelah 10 tahun berhenti merokok, kemungkinan seseorang terkena kanker paru-paru dan meninggal karenanya dapat berkurang setengahnya dibandingkan dengan seseorang yang terus merokok.

Kemungkinan risiko kanker mulut, tenggorokan, atau pankreas juga berkurang secara signifikan.

Setelah 15 tahun

Setelah 15 tahun berhenti merokok, kemungkinan terkena penyakit jantung koroner sama dengan bukan perokok.

Demikian pula, risiko terkena kanker pankreas telah berkurang ke tingkat yang sama dengan non-perokok.

Setelah 20 tahun

Setelah 20 tahun berhenti merokok, risiko kematian akibat penyakit yang berhubungan dengan merokok turun ke tingkat seseorang yang tidak pernah merokok dalam hidupnya, seperti penyakit kanker paru-paru.

Risiko terkena kanker pankreas juga telah berkurang menjadi seseorang yang tidak pernah merokok.

Baca juga: 7 Gejala Paru-paru Bocor yang Perlu Diketahui

Fakta singkat

Mengutip Medical News Today, berikut beberapa poin penting tentang berhenti merokok:

  • Berhenti merokok berarti memutus siklus kecanduan dan pada dasarnya mengatur ulang otak untuk berhenti menginginkan nikotin.
  • Agar berhasil, perokok yang ingin berhenti merokok perlu memiliki rencana untuk mengalahkan keinginan dan pemicunya.
  • Manfaat berhenti merokok dimulai hanya dalam 1 jam setelah rokok terakhir.
  • Semakin cepat seorang perokok berhenti, semakin cepat mereka akan mengurangi risiko kanker, penyakit jantung dan paru-paru, serta kondisi lain yang berhubungan dengan merokok.

Baca juga: 4 Penyebab Paru-paru Bocor dan Faktor Risikonya

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.