Kompas.com - 08/05/2022, 19:00 WIB

Hal itu terjadi karena infeksi gonore masuk ke tenggorokan melalui seks oral tanpa kondom.

Ketika gonore mempengaruhi tenggorokan, biasanya menyebabkan tenggorokan merah dan sakit terus-menerus.

Baca juga: Terlihat Sama, Kenali Beda Radang Tenggorokan dan Sakit Tenggorokan

9. Abses amandel

Mengutip Healthline, abses amandel atau peritonsillar abscess adalah infeksi bakteri serius pada amandel yang dapat menyebabkan sakit tenggorokan yang parah dan persisten.

Abses amandel dapat terjadi ketika radang amandel belum diobati dengan benar.

Kantong berisi nanah terbentuk di dekat salah satu amandel saat infeksi muncul dan menyebar ke jaringan di sekitarnya.

Anda mungkin dapat melihat abses di bagian belakang tenggorokan, tetapi mungkin saja abses itu tersembunyi di balik salah satu amandel.

Gejala abses amandel biasanya mirip dengan tonsilitis, meski lebih parah, meliputi:

  • Sakit tenggorokan (biasanya lebih buruk di satu sisi)
  • Nyeri, kelenjar bengkak di tenggorokan dan rahang
  • Sakit telinga di sisi letak sakit tenggorokan
  • Infeksi pada satu atau kedua amandel
  • Kesulitan membuka mulut sepenuhnya
  • Kesulitan menelan
  • Kesulitan menelan air liur, jadi membuat sering ngiler
  • Pembengkakan pada wajah atau leher
  • Kesulitan memutar kepala dari sisi ke sisi
  • Kesulitan menundukkan kepala (menggerakkan dagu ke dada)
  • Kesulitan mengangkat kepala
  • Sakit kepala
  • Suara teredam
  • Demam atau kedinginan
  • bau mulut

10. Merokok

Mengutip Healthline, merokok dan paparan asap rokok dapat juga menjadi penyebab sakit tenggorokan persisten.

Biasanya tenggorokan akan merasa gatal atau sakit, bersama dengan asma yang memburuk, bronkitis, emfisema, dan banyak lagi masalah lainnya.

Dalam beberapa kasus, paparan racun dalam asap rokok menjadi faktor risiko kanker tenggorokan, yang ujungnya membuat sakit tenggorokan berlangsung terus-menerus.

Baca juga: 6 Komplikasi Sakit Tenggorokan yang Tidak Teratasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.