Kompas.com - 10/05/2022, 16:01 WIB
  • Kurang gerak dan jarang olahraga

Kurang gerak dan jarang olahraga juga memiliki kaitan erat dengan penyumbatan pembuluh darah jantung dan beberapa faktor risiko lainnya.

  • Stres berlebihan

Hidup dengan tingkat stres berlebihan yang tidak dikelola dengan baik bisa merusak pembuluh darah jantung. Kondisi ini juga bisa memperburuk faktor risiko lain terkait penyakit jantung.

  • Pola makan tidak sehat

Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh, lemak trans, gorengan, makanan berpengawet, makanan cepat saji, dan asupan manis juga bisa meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah jantung.

Baca juga: 15 Penyebab Penyakit Jantung Koroner yang Perlu Diwaspadai

  • Gangguan tidur apnea

Gangguan tidur apnea yang membuat napas berhenti tiba-tiba saat tidur secara tidak langsung bisa jadi penyebab penyumbatan pembuluh darah jantung. Kondisi ini bisa menyebabkan tekanan darah naik dan membuat kerja jantung semakin berat.

  • Tingkat peradangan tinggi

Penderita penyumbatan pembuluh darah jantung cenderung sering mengalami peradangan. Ketika terjadi peradangan, tubuh secara alami mengeluarkan protein C-reaktif sensitivitas tinggi (hs-CRP) dalam jumlah besar. Kondisi ini biasanya dialami penderita penyakit autoimun.

  • Kadar homosistein tinggi

Homosistein adalah asam amino yang bertugas memproduksi protein untuk membangun dan merawat jaringan tubuh. Namun, kadar homosistein tinggi bisa meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah jantung.

  • Preeklamsia

Komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan protein urine tinggi ini bisa menyebabkan risiko penyumbatan pembuluh darah jantung meningkat di kemudian hari.

  • Konsumsi alkohol berlebihan

Kebiasaan minum minuman beralkohol terutama yang berlebihan dapat merusak otot jantung. Kondisi ini juga bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah jantung dan penyakit jantung lainnya.

Jika Anda merasa memiliki faktor risiko penyebab penyumbatan pembuluh darah di atas, ada baiknya untuk berkonsultasi ke dokter. Dengan begitu, penyakit ini bisa dicegah agar tidak sampai berdampak fatal.

Baca juga: 6 Jenis Penyakit Jantung dan Ciri-cirinya

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.