Kompas.com - 24/06/2022, 12:00 WIB

Kemudian, di rumah sakit, orang yang mengalami henti jantung akan dirawat dengan alat yang disebut defibrillator.

Dikutip dari WebMD, defribilator adalah alat yang dapat menganalisis irama jantung secara otomatis dan mengejutkan jantung hingga berdetak kembali.

Selanjutnya, tim medis akan memantau kondisi kesehatan jantung Anda untuk sementara waktu. Anda juga diberi obat serta diharuskan mengubah gaya hidup.

Pada beberapa kasus, alat bernama implan alat kejut jantung (ICD) bisa ditempel di dalam dada sebelah kiri untuk mendeteksi irama jantung.

Apabila detak jantung melemah atau tidak beraturan, alat ini akan bekerja untuk menormalkan kembali ritme jantung.

Selain itu, ada pula tindakan pembedahan, seperti operasi bypass jantung, angioplasti yang bisa disertai dengan pemasangan ring jantung, hingga ablasi jantung.

Baca juga: 2 Penyebab Henti Jantung yang Perlu Diwaspadai

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.