Kompas.com - 27/06/2022, 16:00 WIB

Kondisi ini dapat menyebabkan gagal ginjal dan hati wanita. Dalam kasus yang jarang terjadi, kejang, serangan jantung, dan stroke dapat terjadi.

Preeklamsia juga bisa menyebabkan masalah pada pertumbuhan janin.

3. Diabetes gestasional

Diabetes gestasional terjadi etika kadar gula darah naik selama masa kehamilan.

Hal ini bisa meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan besar, yang secara otomatis meningkatkan kemungkinan lahir sesar.

Wanita yang pernah menderita diabetes gestasional memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes melitus di kemudian hari, begitu juga dengan anak-anak mereka.

Baca juga: 5 Cara Pengobatan Demam Berdarah (DBD), Apa Saja?

4. Apnea tidur obstruktif

Apnea tidur adalah suatu kondisi di mana seseorang berhenti bernapas untuk waktu yang singkat selama tidur.

Selama kehamilan, sleep apnea dapat menyebabkan kelelahan dan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, preeklamsia, serta masalah jantung dan paru-paru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.