Kompas.com - 29/07/2022, 08:16 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Tekanan osmotik darah yang tinggi akan memicu pelepasan vasopresin atau antidiuretik hormon.

Vasopresin akan mengakibatkan penyempitan pembuluh darah arteri dan arteriol. Termasuk arteri koronaria di jantung.

Tak heran kondisi ini akan mengakibatkan keluhan nyeri dada. Semakin tinggi vasopresin yang dikeluarkan akan semakin kuat rasa nyerinya.

Akibat penyempitan arteri koronaria otot jantung akan mengalami iskemi atau kekurangan oksigen. Jika masih dapat dikompensasi hal ini memicu terjadinya hipertrofi otot jantung.

Jika iskemi terjadi cukup lama maka akan mengakibatkan infark atau kerusakan otot jantung permanen. Akibatnya irama jantung terganggu dan dapat mengakibatkan SADS! Jadi bukan oleh vaksin penyebabnya ya.

Tingginya kadar lemak darah akibat konsumsi karbohidrat berlebihlah yang jadi penyebabnya. Mulai kendalikan asupan karbohidrat sahabat agar terhindar dari risiko penyakit-penyakit berbahaya seperti SADS.

Untuk mencegah terjadinya SADS tersebut tentu saja sahabat harus membiasakan diet rendah karbohidrat. Kondisi ini akan membantu memecah lemak yang menempel di dinding pembuluh darah. Hingga penyempitan arteri koronaria tidak terjadi.

Untuk yang telah didiagnosa mengalami penyempitan arteri koronaria dapat membiasakan diri minum kopi atau teh tanpa gula. Hal ini akan membantu menurunkan kadar glukosa darah pascaglukoneogenesis dengan meningkatkan penggunaannya oleh sel. Juga dapat mempercepat pemecahan lemak

Mulai hidup sehat dengan mengendalikan asupan karbohidrat. Bukan dengan tidak sama sekali. Batasi jumlah dan waktu asupan agar tubuh selalu performa terbaiknya.

Salam semoga menjadi inspirasi hidup sehat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.