Kompas.com - 05/08/2022, 06:00 WIB

Proses ini mengarah pada pembentukan radikal bebas hidroksil, yang pada gilirannya menyebabkan fibrosis organ.

  • Penyakit Wilson

Gangguan resesif autosomal yang menyebabkan akumulasi tembaga berlebihan di hati. Hal ini dapat mengakibatkan cedera hati, yang membuat fungsi hati abnormal hingga gagal hati.

Baca juga: 3 Penyebab Utama Penyakit Hati yang Wajib Dihindari

5. Autoimun

Penyakit hati autoimun adalah kondisi medis autoimun kronis, di mana sistem kekebalan tubuh seseorang secara keliru mulai menyerang hati.

Sebagian besar pasien yang datang dengan penyakit hati autoimun ini telah berkembang menjadi sirosis.

Penyakit hati autoimun ini dibedakan dalam jenis berikut:

  • Sirosis bilier primer: ini adalah penyakit hati autoimun dan progresif, yang menghancurkan saluran bilier intrahepatik serta mengakibatkan peradangan portal dan jaringan parut.
  • Kolangitis sklerosis primer: penyakit autoimun di saluran empedu yang ditandai dengan peradangan, penebalan, dan jaringan parut (fibrosis) di saluran empedu.
  • Hepatitis autoimun: ini adalah bentuk hepatitis inflamasi kronis, lebih sering terjadi pada wanita dari pada pria. Penyakit ini itandai dengan peningkatan autoantibodi, seperti antibodi antinuklear, antibodi anti otot polos, dan hipergammaglobulinemia.

Baca juga: 8 Penyebab Penyakit Hati Stadium Akhir yang Harus Diwaspadai

6. Penyebab lainnya

Penyebab lain dari penyakit hati kronis meliputi:

  • Obat-obatan

Obat amiodaron, isoniazid, metotreksat, fenitoin, dan nitrofurantoin dapat menjadi penyebab penyakit hati kronis ketika dikonsumsi terus-menerus.

  • Gangguan pembuluh darah, seperti sindrom Budd-Chiari

Suatu kondisi di mana vena hepatik (pembuluh darah yang mengalirkan hati) tersumbat atau menyempit oleh gumpalan (massa sel darah).

Penyumbatan ini menyebabkan darah kembali ke hati, dan akibatnya, hati tumbuh lebih besar.

Limpa (organ yang terletak di sisi kiri atas perut yang membantu melawan infeksi dengan menyaring darah) juga dapat tumbuh lebih besar.

  • Idiopatik/kriptogenik

Penyakit hati idiopatik/kriptogenik adalah nama yang diberikan dokter untuk penyakit hati yang penyebabnya tidak diketahui.

Diagnosis penyakit hati kriptogenik biasanya diberikan ketika semua penyebab lain telah diuji, tetapi tidak terkait.

Baca juga: Tanda-tanda Penyakit Hati Stadium Akhir yang Harus Diwaspadai

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.