Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/11/2022, 18:01 WIB

KOMPAS.com - Pasien diabetes mungkin sudah hafal makanan atau minuman yang mengakibatkan gula darah tinggi. Namun, tahukah Anda ada beberapa obat-obatan yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah?

Kebanyakan pasien diabetes merasa gundah dan cemas dalam menjaga kadar gula darah.

Bagaimana tidak, gula darah tinggi pada pasien diabetes dapat menyebabkan sindrom nonketotik hiperglikemik hiperosmolar yang ditandai dengan:

  1. gula darah naik secara ekstrem hingga mencapai 600 mg/dL
  2. sering kencing atau peningkatan volume urine
  3. intensitas buang air kecil menurun
  4. dehidrasi parah atau sering merasa haus
  5. kulit dan mulut kering
  6. demam
  7. tidak bertenaga, lelah berkepanjangan
  8. penurunan penglihatan
  9. kehilangan kesadaran.

Baca juga: 5 Rutinitas Sebelum Tidur Pasien Diabetes Agar Gula Darah Tetap Stabil

Obat-obatan yang sebabkan gula darah tinggi pasien diabetes

Sebagaimana diketahui, pengobatan saja seolah tak cukup untuk mengatasi diabetes dan mencegah lonjakan kadar gula darah.

Penderita diabetes pun perlu merombak gaya hidup agar kondisi tetap stabil, yakni dengan menghindari konsumsi makanan atau minuman tertentu, rajin olahraga, hingga manajemen stres.

Pasien diabetes juga perlu mengetahui atau mengenal obat-obatan yang mereka minum. Pasalnya, ada sekitar 12 obat (terdiri dari obat resep dan bebas) yang dapat memicu gula darah tinggi.

Mengutip WebMD, berikut obat-obatan resep yang dapat meningkatkan kadar glukosa dalam darah:

  1. Steroid (disebut juga kortikosteroid): obat yang digunakan untuk mengatasi masalah peradangan yaitu reumatoid artritis, lupus, hingga alergi. Namun, steroid salep (untuk ruam) dan inhaler (untuk meredakan asma) tidak menyebabkan lonjakan gula darah.
  2. Obat-obatan untuk mengatasi kecemasan, ADHD, depresi, dan masalah kesehatan lainnya. Ini termasuk clozapine, olanzapine, quetiapine, dan risperidone.
  3. Obat-obatan untuk tekanan darah tinggi (hipertensi). seperti beta-blocker dan diuretik thiazide.
  4. Statin untuk menurunkan kolesterol.
  5. Obat asma dosis tinggi atau obat yang disuntikkan untuk pengobatan asma.
  6. Isotretinoin untuk jerawat.
  7. Pil KB sebagai kontrasepsi.
  8. Tacrolimus atau obat yang biasa didapatkan seseorang setelah transplatansi organ.
  9. Beberapa obat HIV dan hepatitis C.

 

Sementara itu, obat-obatan bebas atau diperjualbelikan tanpa resep yang dapat memicu lonjakan gula darah pada pasien diabetes, antara lain:

  1. Pseudoephedrine, dekongestan dalam beberapa obat pilek dan flu.
  2. Sirup obat batuk. Konsultasikan kepada dokter apakah Anda masih dapat meminumnya atau lebih baik memilih yang bebas gula.
  3. Niasin, vitamin B.

Baca juga: 9 Tips Cegah Amputasi Kaki pada Penderita Diabetes

Meskipun obat-obatan di atas dapat memicu gula darah tinggi, bukan berarti tidak boleh dikonsumsi saat Anda membutuhkannya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+