Salin Artikel

7 Gejala Awal Flu dan Cara Mengatasinya

KOMPAS.com – Gejala awal flu penting dikenali untuk mendukung upaya diagnosis dini dan pengobatan segera jika mengalami keluhan ini.

Sangat mudah untuk salah mengira flu (influenza) sebagai salesma (common cold) pada awalnya.

Dilansir dari Health Line, meski flu memiliki banyak gejala salesma, gejala flu biasanya lebih parah dan datang lebih cepat.

Tanda dan gejala awal flu di antaranya bisa meliputi:

  1. Kelelahan
  2. Demam mendadak yang biasanya di atas 38 derajat Celcius
  3. Tenggorokan gatal atau sakit tenggorokan
  4. Batuk-batuk
  5. Badan panas dingin atau menggigil
  6. Nyeri otot atau badan pegal-pegal
  7. Pilek (hidung meler)

Ingatlah bahwa demam biasa terjadi pada tahap awal flu, tetapi tidak semua orang yang terkena flu akan mengalami demam.

Cara mengatasi flu

Jika Anda menyadari bahwa Anda mengalami gejala flu, ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti untuk mempercepat penyembuhan.

Merangkum Medical News Today, kiat-kiat berikut bukan hanya akan membantu Anda merasa baik lebih cepat, tetapi juga dapat membantu mencegah penyebaran virus influenza yang sangat menular ini ke orang lain di sekitar Anda:

1. Mencuci tangan sesering mungkin

Mencuci tangan secara rutin penting dilakukan untuk mencegah penyebaran virus.

Usahakan untuk mencuci tangan dengan sabun paling sebentar selama 20 detik.

2. Tutup mulut saat batuk dan bersin

Sangat penting bagi Anda ketika batuk dan bersin untuk menutup mulut menggunakan tisu sekali pakai. Jika tidak ada, Anda bisa memanfaatkan lengan baju.

Menutup mulut penting dilakukan karena flu sangat menular dan mudah menyebar melalui udara jika Anda batuk atau bersin.

3. Makan makanan sehat untuk meningkatkan daya tahan tubuh

Meskipun Anda mungkin kehilangan nafsu makan ketika flu, makan dalam porsi kecil makanan yang kaya buah dan sayuran akan membantu memberi kekuatan pada tubuh Anda untuk melawan virus.

4. Perbanyak minum air putih

Salah satu gejala flu adalah demam yang bisa membuat tubuh kehilangan cairan.

Oleh karena itu, perbanyak minum air putih agar tubuh terhidrasi dengan baik, sekaligus membantu tubuh melawan infeksi virus.

5. Ambil libur kerja

Mengambil libur kerja baik untuk Anda istirahat dan mencegah penularan flu kepada rekan kerja Anda. 

6. Tinggal di rumah dan istirahat

Bagaimana pun yang terbaik dari pengobatan untuk flu adalah istirahat yang cukup.

7. Jangan merokok

Flu adalah penyakit pernafasan dan merokok akan mengiritasi paru-paru Anda dan memperburuk gejala Anda.

Kapan harus ke dokter ketika flu?

Anda mungkin berpikir aman untuk tinggal di rumah dan beristirahat jika Anda terserang flu.

Tetapi sebaiknya Anda menemui dokter jika Anda termasuk dalam salah satu kategori di bawah ini:

1. Dianggap berisiko tinggi

Beberapa orang berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi terkait flu yang berbahaya, seperti pneumonia atau bronkitis.

Menurut pedoman dari Infectious Diseases Society of America (IDSA), individu berisiko tinggi termasuk:

Jika Anda termasuk dalam salah satu kategori ini, Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter ketika mengalami flu.

Seorang dokter mungkin memutuskan untuk meresepkan obat antivirus.

Obat-obatan ini bekerja paling baik bila diminum dalam 48 jam pertama setelah gejala mulai.

2. Mengalami gejala yang parah

Untuk orang dewasa, tanda-tanda flu darurat meliputi:

  • Kesulitan bernapas atau sesak napas
  • Nyeri dada
  • Kebingungan
  • Muntah parah atau terus-menerus
  • Pusing tiba-tiba

Untuk bayi dan anak-anak, gejala flu darurat meliputi:

  • Kesulitan bernapas
  • Kulit kebiruan
  • Sifat lekas marah
  • Demam yang menyertai ruam
  • Ketidakmampuan untuk makan atau minum
  • Tidak ada air mata saat menangis

3. Gejala membaik, tetapi kemudian bertambah buruk

Kebanyakan orang sembuh dari flu dalam satu hingga dua minggu.

Ketika seseorang mengalami gejala flu yang membaik tapi kemudian menemukan bahwa kondisinya memburuk dengan cepat dan demamnya meningkat lagi, sebaiknya pergi ke dokter saja.

Pasalnya, kondisi ini bisa berarti orang tersebut mengalami komplikasi flu seperti pneumonia, infeksi telinga, atau bronkitis. 

https://health.kompas.com/read/2021/05/21/140400068/7-gejala-awal-flu-dan-cara-mengatasinya

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Rahim Ganda
Rahim Ganda
PENYAKIT
Flu Babi
Flu Babi
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

Health
9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

Health
Gangrene

Gangrene

Penyakit
7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

Health
Gangguan Menstruasi

Gangguan Menstruasi

Penyakit
Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Health
Klaustrofobia

Klaustrofobia

Penyakit
Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Health
Enteritis

Enteritis

Penyakit
9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengi

Mengi

Penyakit
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.