Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Hindari Binge-Eating Saat Lebaran

KOMPAS.com - Setelah sebulan menahan nafsu makan di siang hari, beberapa orang terdorong untuk melakukan "balas dendam" dengan melahap apapun yang ada di depannya.

Terlebih lagi, setelah puasa berakhir dan hari lebaran datang akan menjadi ajang di mana kuliner menjadi bintang utama.

Berkumpul dengan keluarga dan memakan hidangan yang berlimpah serta beragam akan membuat kita tidak sadar akan berapa banyak makanan yang kita makan.

Terus-menerus memuaskan rasa lapar sebagai balas dendam dapat berlanjut dan menjadi binge-eating.

Apakah itu binge-eating?

Melansir Very Well Mind, binge-eating melibatkan konsumsi makanan dalam porsi besar dengan sangat cepat dan tidak terkendali.

Seseorang dapat binge-eating bahkan ketika tidak lapar hingga orang tersebut merasa tidak nyaman di perut.

Hampir setiap orang makan berlebihan sesekali, tetapi hal itu juga bisa menjadi sebuah gangguan.

Binge-eating disorder (BED) atau gangguan binge-eating adalah kondisi serius tetapi dapat diobati yang melibatkan episode berulang dari mengonsumi makanan dalam porsi jumlah besar.

Kondisi ini juga ditandai dengan perasaan tidak terkendali saat makan dan rasa atau bersalah atau perilaku tersebut.

dokter Zain Gulzar, konsultan endokrinologis dan direktur medis di klinik diabetes Rumah Sakit RAK di Dubai, mengatakan di artikel Gulf News “Selama puasa sebulan, tubuh kita menyesuaikan diri untuk tetap lapar dalam waktu yang lebih lama."

"Jadi jika orang makan berlebihan saat Idul Fitri, meskipun tubuh kita cepat beradaptasi, itu juga memicu pelepasan insulin yang berlebihan untuk mengatasi lonjakan kadar gula darah secara tiba-tiba,” kata Zain.

Lonjakan insulin ternyata dapat membahayakan.

Zain menjelaskan bahwa jika orang akan banyak karbohidrat selama Idul Fitri, hal ini akan diubah menjadi lemak oleh insulin dan disimpan tubuh kita.

Tubuh tentu tidak akan mudah menyerah pada lemak itu dan hasilnya adalah berat badan akan bertambah.

Tips Menghindari Binge-Eating 

Namun, ada beberapa tips yang dapat Anda terapkan jika ingin terhindar dari binge-eating dan tetap dapat menikmati sajian khas Idul Fitri.

  1. Beri tubuh Anda waktu seminggu untuk beradaptasi kembali, dimulai dengan hari pertama Idul Fitri.
  2. Setiap pagi, segera setelah bangun tidur, minum air hangat dengan jus lemon.
  3. Sarapan ringan. Jauhi godaan gorengan. Makan nasi, oatmeal, yogurt, buah-buahan, roti gandum panggang, atau ubi panggang.
  4. Hindari teh manis di pagi hari.
  5. Makan 5-6 makanan ringan di siang hari. Hal ini bertujuan untuk bersikap lembut pada tubuh Anda dan konsumsi seperempat dari apa yang sebenarnya bisa Anda makan. Ini adalah waktu untuk mempersiapkan rutinitas mendatang.
  6. Konsumsi yogurt dan suplemen probiotik untuk mengisi kembali flora usus bakteri yang baik.
  7. Hindari makanan berlemak, manis, dan pedas atau kari berminyak.
  8. Hindari jus yang manis. Sebagai gantinya, makanlah buah utuh penuh serat
  9. Jauhi prasmanan. Ingat pepatah lama, ‘Jangan biarkan matamu lebih besar dari perutmu’.
  10. Tetap terhidrasi. Bereksperimenlah dengan infuse water yang dingin dan lezat, masukan potongan mentimun, beri, jeruk, lemon, jahe, atau daun mint ke dalam gelas air Anda.
  11. Setelah seminggu, secara bertahap tingkatkan kalori dan porsi yang sehat, kembali berolahraga dan rutinitas yang sehat.

https://health.kompas.com/read/2022/05/01/173100468/hindari-binge-eating-saat-lebaran

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke