Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

4 Cara Membakar Lemak Perut

KOMPAS.com - Penumpukan lemak di perut ternyata tidak hanya membuat baju terasa sesak, namun juga bisa menjadi sumber dari banyak penyakit berbahaya.

Johns Hopkins Medicine menjelaskan bahwa penumpukan lemak di area perut bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, bahkan kanker.

Membakar lemak di perut bisa menghindarkan dari penyakit-penyakit tersebut dan meningkatkan kesehatan secara umum.

1. Makan makanan sehat

Mengurangi lingkar perut bukan pekerjaan yang mudah.

Namun, pengaturan pola makan dan konsumsi makanan yang sehat bisa membantu dalam membakar lemak perut.

WebMD menjelaskan bahwa mengonsumsi cukup serat, setidaknya 10 gram per hari, bisa menurunkan penumpukan lemak di perut.

Mayo Clinic juga merekomendasikan konsumsi sayuran, buah, gandum utuh, protein tanpa lemak, dan susu rendah lemak bisa mendukung kesehatan pencernaan dan mengurangi lemak perut.

2. Berolahraga

Olahraga dengan intensitas sedang hingga tinggi bisa membakar lemak secara efektif, termasuk di area perut.

Healthline merekomendasikan olahraga kardio yang sudah terbukti bisa membakar lemak perut dengan baik.

Namun, olahraga yang dilakukan harus konsisten dan dilakukan setidaknya 300 menit per minggu untuk hasil yang lebih baik.

3. Tidur Cukup

Kurang tidur ternyata berdampak buruk pada penumpukan lemak pada perut.

Dari penelitian yang dikutip oleh WebMD, orang-orang yang tidur selama 6 hingga 7 jam setiap malam mengalami penumpukan lemak yang lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang tidur selama kurang dari 5 jam.

Meskipun tidak secara langsung memengaruhi penurunan lemak perut, tidur cukup tetap disarankan untuk mendukung kesehatan secara umum.

4. Menghindari stres

Stres bisa menyerang siapa saja dan akan memengaruhi produksi kortisol pada tubuh.

Kortisol sendiri merupakan hormon stres yang dikeluarkan oleh tubuh dan akan meningkatkan nafsu makan.

Selain itu, produksi hormon kortisol juga akan meningkatkan penumpukan lemak di perut.

Healthline juga menambahkan bahwa para wanita yang memiliki pinggang yang lebih besar cenderung memproduksi hormon kortisol ketika stres.

Menghindari penyebab stres bisa membantu menurunkan penumpukan lemak di perut.

https://health.kompas.com/read/2022/10/18/073000468/4-cara-membakar-lemak-perut

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke