Kompas.com - 18/12/2012, 15:10 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Seorang pasien wanita berusia 27 tahun yang mengidap kelainan kelenjar sekresi fibriosis sistik meninggal dunia setelah mendapat paru-paru dari seorang donor perokok. Jennifer Wederell dari Hawkwell, Essex, meninggal di rumah Agustus lalu, 16 bulan setelah menjalani transplantasi paru-paru di Harefield Hospital di London.

Colin Grannel mengatakan, dirinya yakin anaknya tidak akan menyetujui transplantasi itu jika ia tahu bahwa donor berusia paruh baya tersebut adalah perokok berat.

Rumah sakit telah meminta maaf karena tidak memberikan Jennifer pilihan untuk menolak.

Jennifer didiagnosa dengan fibriosis sistis pada usia dua tahun dan memasuki usia pertengahan 20an ia harus bernafas dengan oksigen 24 jam sehari. Ia sudah berada di daftar penerima transplantasi paru selama 18 bulan ketika pada April 2011 ia diberitahu bahwa ada satu donor yang cocok.

Grannel mengatakan keluarganya "sangat menantikan hari itu" selama bertahun-tahun dan menduga bahwa transplantasi akan membantu Jennifer pulih. Ia menikahi tunangannya David Wederell pada bulan September tahun lalu, tapi pada Februari 2012 kanker ditemukan di paru-parunya.

'Seharusnya memiliki pilihan'
 
"Keterkejutan itu berubah menjadi kemarahan karena semua risiko dijelaskan satu jam sebelum transplantasi dan tidak satu kali pun fakta bahwa paru-paru yang digunakan adalah milik seorang perokok disebutkan," kata Grannel.

"Ia meninggal karena kelalaian orang lain."

Colin Grannel mengatakan anak perempuannya menjalani kematian yang seharusnya menjadi kematian si perokok.

Colin membuat kelompok Facebook, Jennifer's Choice, untuk mendorong orang yang tidak merokok agar mendaftarkan diri sebagai donor.

The Royal Brompton dan Harefield NHS Foundation Trust mengatakan, "Sangat jarang bagi pasien untuk secara spesifik meminta agar mereka tidak mendapat paru-paru yang secara klinis sehat, meski pun itu berasal dari perokok.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.