Kompas.com - 26/06/2013, 07:08 WIB
ASI bisa keluar dengan lancar jika dirangsang oleh gerakan mulut bayi. shutterstockASI bisa keluar dengan lancar jika dirangsang oleh gerakan mulut bayi.
EditorLusia Kus Anna

Jakarta, Kompas - Asupan energi selama menyusui masih terabaikan oleh mayoritas ibu. Dibandingkan saat hamil, konsumsi energi ibu menyusui lebih rendah. Akibatnya, cadangan lemak ibu menyusui rendah. Hal itu berpengaruh terhadap produksi air susu ibu.

Hal tersebut disampaikan Sandra Fikawati, pengajar Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) saat mempertahankan disertasi ”Pengaruh Vegetarian dan Nonvegetarian terhadap Status Gizi Ibu, Durasi ASI Predominan, dan Pertumbuhan Bayi: Studi Kohort di 5 Kota” dalam sidang terbuka promosi doktor, Selasa (25/6), di Kampus UI Depok.

Fikawati meneliti ibu melahirkan vegetarian dan nonvegetarian di lima kota, Jakarta, Surabaya, Pontianak, Palembang, dan Pekanbaru, selama tiga tahun sejak 2009. Jumlah responden penelitian ada 42 pasang ibu-bayi vegetarian dan 43 pasang ibu-bayi nonvegetarian. Responden vegetarian yang diteliti ialah lakto-ovo vegetarian.

Fikawati memaparkan, konsumsi gizi makro ibu menyusui vegetarian dan nonvegetarian lebih rendah dibandingkan saat hamil. Konsumsi energi ibu menyusui vegetarian sebesar 1.850 kkal dan ibu nonvegetarian 2.100 kkal. Berdasarkan anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kecukupan gizi ibu menyusui adalah 2.500 kkal.

”Ketika hamil, umumnya porsi makan ibu lebih banyak dari biasa karena mereka berpikir asupan itu untuk memenuhi kebutuhan ibu bersangkutan dan janinnya. Setelah melahirkan, saat menyusui asupan gizi ibu turun, lebih rendah dibanding saat hamil,” Fikawati menuturkan.

Konsumsi protein ibu vegetarian lebih rendah dibandingkan dengan ibu nonvegetarian, tetapi jumlahnya memenuhi rekomendasi kecukupan protein. Konsumsi karbohidrat juga cukup. Kekurangan terjadi pada asupan lemak. Akibatnya, produksi air susu ibu (ASI) kurang.

Fikawati menyatakan, baik ibu vegetarian maupun nonvegetarian bisa memberikan ASI eksklusif selama enam bulan. Perilaku hidup sehat ditambah keinginan kuat memberikan ASI akan menjadi faktor berpengaruh terhadap cakupan ASI eksklusif ibu vegetarian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suplementasi gizi

Fikawati merekomendasikan Kementerian Kesehatan untuk mendorong program peningkatan gizi ibu menyusui melalui suplementasi gizi, konseling, informasi, dan edukasi. Di pedesaan, suplemen tambahan seyogianya dijual murah atau gratis.

Promotor disertasi Fikawati, Prof Kusharisupeni, menuturkan, disertasi Fikawati yang mendapat yudisium cum laude memberikan jawaban terhadap perilaku ibu menyusui yang berhenti menyusui karena merasa ASI-nya kurang. Padahal, ternyata asupan energi ibu tersebut yang masih di bawah jumlah yang direkomendasikan sehingga memengaruhi produksi ASI. (ADH)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Gastroschisis
Gastroschisis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

Health
9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

Health
Gangrene

Gangrene

Penyakit
7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

Health
Gangguan Menstruasi

Gangguan Menstruasi

Penyakit
Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.