Kompas.com - 11/10/2013, 16:20 WIB
|
EditorAsep Candra

KOMPAS.com-Sering dikatakan, berbagai permainan asah otak bisa meningkatkan kemampuan kognitif. Dengan permainan yang menguji kemampuan otak pada perhatian dan kecepatan, perusahaan pengembang game mengklaim program ini bisa memperbaiki kemampuan kognitif, memori, fleksibilitas, dan penyelesaian masalah.

Permainan asah otak mungkin memperbaiki kualitas tersebut. Namun riset menunjukkan, komponen kecerdasan seperti kemampuan menyelesaikan masalah atau beralasan, tidak meningkat hanya karena rutin bermain game asah otak.

"Saat ini sulit sekali menghabiskan waktu berinternet tanpa melihat iklan yang menjanjikan untuk melatih otak, memperbaiki konsentrasi, dan menaikkan IQ," kata pimpinan studi dari Georgia Institute of Technology, Randall Engle.

Engle dan timnya menemukan, walaupun kapasitas memori dan fluid intelligence saling berhubungan, namun hal ini tidak berlaku sama dalam permainan asah otak. Permainan asah otak hanya meningkatkan kapasitas memori, tidak dengan fluid intelligence. Ide awalnya, game asah otak meningkatkan kemampuan memori yang dibarengi dengan fluid intelligence.

Kapasitas memori atau working memori capacity (WMC) adalah kemampuan otak mengingat kembali hal yang lampau. Sedangkan fluid intelligence adalah kemampuan beralasan, menyelesaikan masalah, dan menjalin hubungan.

Dalam studi ini, peneliti menggunakan 55 mahasiswa sebagai responden. Para responden menjalankan 20 hari partisipasi dalam pelatihan kemampuan otak. Setiap kali kemampuan bertambah baik, para responden akan mendapat bayaran.

Partisipan dibagi menjadi 3 grup berdasarkan variasi kesulitan pelatihan. Kelompok pertama berpartisipasi dalam tugas kompleks dengan rentang waktu tertentu. Tugas ini mengukur kemampuan kapasitas memori seseorang.

Kelompok kedua berpartipasi dalam tugas rentang sederhana, yang seketika mengingat letak benda usai ditunjukkan. Sedangkan kelompok ketiga berpartisipasi dalam pencarian tugas visual.

Peneliti juga menguji kemampuan WMC dan fluid intelligence sebelum dan setelah pelatihan 20 hari. Hasilnya, hanya sebagian partisipan di kelompok pertama yang kemampuan WMCnya meningkat dan mampu menyelesaikan tugas. Walaupun WMC meningkat, tapi fluid intelligence responden tetap sama.

Jika permainan ini tidak membuat pintar, lantas apa manfaatnya ?

"Games ini berguna bagi orang yang melakukan beberapa tugas sekaligus, atau cepat beralih ke pekerjaan berikutnya. Misal berbicara di ponsel sambil menyetir, berbicara dengan 2 orang yang berbeda, atau masak sambil mengasuh anak yang menangis," kata peneliti dari Georgia Institute, Tyler Harrison.

Riset sebelumnya mengatakan, game asah otak baik untuk penderita kanker payudara yang mengalami chemo brain. Chemo brain adalah efek linglung akibat pengobatan kemoterapi. Setelah 12 minggu rutin bermain game asah otak, responden menunjukkan perbaikan dalam fungsi eksekusi, penemuan kata, dan kecepatan. Game juga terbukti mengurangi gejala penurunan fungsi tubuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Health
Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Health
Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.