Kompas.com - 14/10/2013, 13:26 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorAsep Candra

KOMPAS.com-Perayaan Idul Adha identik dengan hidangan serba daging. Lebaran Haji seolah menjadi ujian bagi penderita hipertensi, jantung koroner, atau saluran pembuluh darah yang menjadikan daging sebagai pantangan.

Menurut ahli gizi, Ati Nirwanawati SKM, MARS, tidak masalah bagi penderita hipertensi mengkonsumsi hidangan serba daging. "Tidak masalah mengkonsumsi daging asal tertakar. Selain porsi, perhatikan juga cara memasak, jangan pilih yang bersantan," katanya pada Senin (14/10).

Penderita penyakit hipertensi, kata Ati, sebaiknya makan daging sebanyak 50 gram sekali makan. Porsi ini setara 2-3 tusuk sate tanpa lemak, atau semangkuk kecil gulai tanpa kuah. Porsi 'sekedar icip' inilah yang menjadi batasan konsumsi daging penderita hipertensi.

Ati juga menyarankan penderita memilih cara masak yang berbeda pada tiga kali kesempatan makan. "Kesempatan mengkonsumsi hidangan bersantan cukup satu kali saja. Sisanya pilih hidangan tanpa santan," imbuhnya.

Santan akan menambah hitungan lemak dan kolesterol yang masuk ke dalam tubuh. Ati menyarankan penderita hipertensi memilih hidangan yang dimasak sup atau tongseng. Keduanya memiliki cara masak tanpa santan, yang relatif lebih aman bagi penderita hipertensi. Sedangkan untuk sate, Ati menyarankan penderita hipertensi tidak mengkonsumsi lemak yang ada di dalamnya.

Aturan ini berlaku pada segala jenis daging, baik kambing, sapi, maupun ayam. "Namun budaya kita lebih sering menggunakan kambing untuk gulai atau sate. Akibatnya, daging kambinglah yang kemudian jadi sasaran," kata Ati.

Pemilihan cara memasak dan pembatasan porsi, akan mencegah penyakit hipertensi kembali kambuh. Dengan usaha preventif yang dilakukan, penderita hipertensi tetap dapat menyantap daging di tengah perayaan Idul Adha.

"Kuncinya batasi diri sendiri, karena penderita biasanya tidak tahu kondisi tekanan darahnya saat itu. Kalau tubuh sudah merasa tidak enak sebaiknya segera hentikan konsumsi," kata Ati.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia juga menyarankan penderita hipertensi sebaiknya berkonsultasi ke ahli gizi atau dokter gizi, sebelum mengkonsumsi daging.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

Health
5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

Health
Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Health
Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Health
Impotensi

Impotensi

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.