Kompas.com - 05/11/2013, 21:27 WIB
Posisi duduk yang baik untuk tulang punggung BBCPosisi duduk yang baik untuk tulang punggung
|
EditorAsep Candra


KOMPAS.com- Kebiasaan duduk tegak ternyata tidak baik untuk punggung. Posisi ini menghasilkan tekanan yang tidak perlu di beberapa titik, sehingga menyebabkan perubahan bentuk tulang punggung (deformities).

Para peneliti mengatakan, posisi duduk terbaik adalah bersandar 135 derajat. Hasil ini diungkapkan para ahli dari Skotlandia dan Kanada setelah melakukan riset menggunakan modifikasi magnetic resonance imaging (MRI).  Hasil riset dan rekomendasi ini sudah disampaikan kepada Radiological Society of North America.

Riset sendiri dilakukan di Woodend Hospital Aberdeen, melibatkan 22 responden yang bertulang punggung sehat. Para responden kemudian menjalani pemindaian dengan mesin positional MRI, yang memungkinkan responden bebas bergerak, baik duduk atau berdiri.

Dalam studi ini pasien mencoba 3 posisi duduk. Posisi pertama adalah membungkuk, dengan posisi tubuh bersandar di meja atau seperti ketika mengendalikan console game. Posisi kedua adalah tegak 90 derajat. Posisi terakhir adalah bersandar 135 derajat, dengan kaki di lantai.

Peneliti kemudian mengukur seberapa besar tulang belakang membengkok. Peneliti juga mengukur ketinggian dan pergeseran ruas tulang dalam berbagai posisi duduk. Pergeseran ruas tulang terjadi saat ada beban yang ditempatkan pada tulang belakang. Hal ini mengakibatkan ruas tulang keluar dari susunan.

Pergeseran paling banyak ditemukan pada posisi duduk 90 derajat. Sedangkan pergeseran paling sedikit terjadi pada posisi dukuk 135 derajat. Hal ini mengindikasikan beban yang ditempatkan pada ruas tulang lebih sedikit. Posisi ini juga berhubungan dengan otot dan tendon yang dalam keadaan lebih rileks.

Pada posisi duduk membungkuk, terjadi pengurangan beban pada ruas tulang punggung atas. Namun posisi ini buruk untuk dua ruas tulang punggung terbawah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasar hasil ini, peneliti menetapkan posisi duduk 135 derajat adalah yang terbaik.

"Duduk sesuai dengan posisi anatomi sangat penting. Posisi duduk yang buruk meningkatkan beban pada tulang belakang dan ligamen. Akibatnya timbul rasa sakit, bentuk tulang punggung yang berubah, dan berbagai penyakit kronis," kata pemimpin penelitian , Dr Waseem Bashir dari Department of Radiology and Diagnostic Imaging di University of Alberta Hospital, Kanada.

Hal senada diungkapkan Levent Caglar dari BackCare. Menurutnya ide yang baik untuk membuka sudut antara paha dan punggung saat duduk. Posisi ini akan memperbaiki tulang belakang lebih menjadi seperti bentuk alami S sempurna saat berdiri.

"Posisi 135 derajat bisa menyebabkan seseorang jatuh saat duduk. Mungkin sebaiknya 120 derajat. Posisi ini masih memungkinkan kedudukan yang baik antara paha dan punggung," kata Caglar.

Untuk menjaga kesehatan tulang punggung, sebaiknya jangan duduk terlalu lama. Rishi Loatey dari British Chiropractic Association menyarankan untuk berjalan sesekali. Hal ini dikarenakan tubuh manusia tidak didesain untuk lebih banyak diam (sedentary).

Saat ini satu dari tiga orang menderita sakit punggung di bagian bawah karena terlalu lama duduk. Menurut para ahli, duduk berkontribusi besar pada sakit di punggung bagian bawah.

Data dari British Chiropractic Association mengatakan, sebanyak 32 persen dari populasi menghabiskan waktu duduk 10 jam dalam sehari. Separuhnya bahkan tidak meninggalkan kursinya saat makan siang. Sebanyak 2/3 populasi juga kembali duduk setibanya di rumah.


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Bibir Pucat
Bibir Pucat
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
Bau Badan

Bau Badan

Penyakit
Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Health
Kaki Kaku

Kaki Kaku

Penyakit
6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

Health
Rhinofaringitis

Rhinofaringitis

Penyakit
Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Health
Bibir Bengkak

Bibir Bengkak

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.