Kompas.com - 25/12/2013, 10:28 WIB
|
EditorAsep Candra


KOMPAS.com-Konsumsi kacang-kacangan selama masa kehamilan bukan saja bermanfaat untuk meningkatkan asupan gizi ibu hamil, melainkan juga dapat menekan risiko anak yang dilahirkan dari alergi kacang..

Menurut hasil penelitian, anak berisiko lebih rendah mengalami alergi kacang jika ibu rutin mengkonsumsi panganan kaya protein tersebut di masa kehamilan. Para peneliti menambahkan, konsumsi kacang juga tidak akan membahayakan janin dalam kandungan.

Riset ini juga bertentangan dengan anjuran kepada ibu hamil untuk menghindari kacang, terutama bila ada riwayat alergi seperti eksim atau asma. Hal ini dikarenakan kekhawatiran sang bayi akan mengalami sensitivitas terhadap kacang. Satu dari tujuh orang yang sensitif terhadap kacang pada akhirnya mengalami alergi.

Namun kini sebagian dokter menilai, kacang-kacangan bukanlah ancaman bagi para ibu hamil, terutama pada mereka yang tidak memiliki alergi kacang.

Dalam riset terbaru, para peneliti melibatkan  8.205 anak. Sebanyak 308 responden mengalami alergi makanan, dengan 140 orang di antaranya alergi terhadap kacang-kacangan. Kacang-kacangan ini antara lain almond, cashew, hazelnut, dan pistachio.

Hasil penielitian yang dimuat jurnal JAMA Pediatrics itu menunjukkan, anak yang ibunya mengkonsumsi kacang lima kali per minggu atau lebih, berisiko terendah mengalami alergi.

Menurut pimpinan riset, Lindsay Frazier dari Dana-Farber Children’s Cancer Center, Boston, Amerika, riset ini mendukung hipotesis yang menyatakan, paparan alergen pertama kali meningkatkan kecenderungan untuk toleran. Paparan ini menekan kemungkinan risiko alergi makanan saat belum dewasa.

Hal senada diungkapkan Ruchi Gupta dari  Northwestern University Feinberg School of Medicine, Chicago. Menurutnya, wanita tidak seharusnya menjalani diet ketat selama masa kehamilannya.

“Tentu saja wanita yang alergi kacang harus seterusnya menghindari kacang. Namun wanita yang tidak alergi sebaiknya jangan mengeluarkan kacang dari pola makannya. Kacang adalah sumber yang baik untuk protein dan asam folat. Konsumsi keduanya mencegah kecacatan tabung saraf dan sensitivitas terhadap kacang,” kata Gupta.

Namun ada pula peneliti yang meragukan hasil riset ini. “Hasil studi ini menarik, namun bertentangan dengan beberapa penelitian lain, yang menunjukkan tak ada efek dari konsumsi kacang selama kehamilan atau pun adanya potensi risiko dari peningkatan konsumsi kacang,” kata konsultan alergi anak di Guy’s and St Thomas’s NHS Foundation Trust, Adam Fox.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Daily Mail

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.