Kompas.com - 15/08/2014, 18:03 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono beserta jajaran Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II berfoto usai pelantikan di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (22/10). KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono beserta jajaran Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II berfoto usai pelantikan di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (22/10).
|
EditorLusia Kus Anna


KOMPAS.com -
Sejumlah harapan dan kriteria ideal menteri kesehatan di kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla disampaikan para pakar di bidang kesehatan masyarakat. Calon menkes yang dipilih diharapkan adalah orang yang memiliki visi menyehatkan masyarakat.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zaenal Abidin berpendapat, menteri kesehatan harus mengerti konsep kesehatan secara keseluruhan, bukan hanya kesehatan perorangan atau membangun rumah sakit saja.

Zaenal menilai, konsep pembangunan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan memang penting, namun belum tentu bisa meningkatkan mutu kesehatan masyarakat. Belajar dari pengalaman, pembangunan yang berpusat pada perbaikan di pelayanan kesehatan saja selalu gagal meningkatkan derajat kesehatan.

"Kemampuan daya ungkitnya hanya sampai 30 persen," ujarnya saat ditemui di Kantor Pengurus Besar IDI, Jakarta, pada Rabu (13/8/2014).

Selebihnya, faktor yang mempengaruhi peningkatan derajat kesehatan masyarkat bukan terletak dalam pelayanan kesehatan, tetapi faktor kemiskinan dan faktor pengetahuan masyarakat. Karena itu, konsep kesehatan ini harus terintegrasi dengan yang lainnya. 

Lebih lanjut, Zaenal menjelaskan, wilayah Indonesia terdiri dari 50 pulau besar dan 10.000 lebih pulau kecil, sehingga pembangunan rumah sakit di semua wilayah tidak akan efisien. "Bukannya memperluas cakupan pelayanan kesehatan, tetapi justru sia-sia, karena selain kekuatan ekonomi masyarakat masih rendah, pengetahuan masyarakat di bidang kesehatan juga," ujarnya.

Ia juga menilai seorang menteri kesehatan harus bisa diterima oleh kalangan profesi yang berkaitan dengan bidang kesehatan. "Bagaimanapun profesi dokter, bidan, perawat, dan sebagainya adalah mitra menteri kesehatan. Sehingga kalau sampai ditolak oleh kalangan profesi tentu akan sulit," ungkapnya.

Penyehatan

Sementara itu, mantan Ketua IDI Kartono Mohammad mengatakan, seorang menteri kesehatan perlu memiliki konsep mengatasi problem kesehatan, bukan hanya pada aspek pengobatan, tetapi juga penyehatan. Menurut dia, kesehatan rakyat Indonesia adalah hal yang terpenting karena itulah yang membuat mereka produktif sehingga menguntungkan negara.

"Bila hanya berfokus pada pembangunan rumah sakit atau penyebaran dokter, itu namanya masih aspek pengobatan. Aspek penyehatan terdiri dari pembuatan kebijakan-kebijakan yang membuat rakyat sehat, salah satunya kebijakan mengurangi merokok," ujarnya saat dihubungi Jumat (15/8/2014).

Selain itu, Menteri Kesehatan perlu memiliki integritas, tidak korupsi, dan tidak mengutamakan kepentingan pribadi atau golongan. Menteri Kesehatan juga harus mampu membuat kebijakan yang tidak hanya sesuai dengan masa jabatannya, tetapi berkesinambungan, karena didasari oleh pemahaman mendalam soal permasalahan kesehatan di Tanah Air.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

Health
Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Health
Hipersalivasi (Ptyalism)

Hipersalivasi (Ptyalism)

Penyakit
Sakit Kepala Hebat Mendadak, Waspadai Pendarahan Intraserebal

Sakit Kepala Hebat Mendadak, Waspadai Pendarahan Intraserebal

Health
Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Health
14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

Health
Tetanus

Tetanus

Penyakit
17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

Health
VIPoma

VIPoma

Penyakit
7 Cara Menghilangkan Fatty Liver dengan Obat dan Gaya Hidup Sehat

7 Cara Menghilangkan Fatty Liver dengan Obat dan Gaya Hidup Sehat

Health
Insufisiensi Pulmonal

Insufisiensi Pulmonal

Penyakit
4 Penyebab Hidung Meler yang Perlu Diketahui

4 Penyebab Hidung Meler yang Perlu Diketahui

Health
Pemfigoid Bulosa

Pemfigoid Bulosa

Penyakit
9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

Health
Limfoma Burkitt

Limfoma Burkitt

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.