Kompas.com - 18/08/2014, 17:31 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna


TANYA:

Dok, saya sudah berumur 16 tahun dan payudara saya hampir sama dengan adik saya yang baru memasuki kelas 5 SD tahun ini. Apa saya kekurangan gizi? Karena badan saya tidak ideal dengan tinggi saya dok. Tinggi badan saya 158 dan BB 42 kg. Apa pola makan saya yang tidak bergizi dan teratur? Tahun ini saya sudah jadi mahasiswa. Tolong dok kasih saran agar payudara saya berkembang sesuai umur saya dok. Makasih
Dian (16), Makasar

JAWAB:

Ananda Dian di Makasar,
Banyak wanita yang mendambakan payudaranya berkembang dengan sempurna sehingga tampak berisi dan besar. Perkembangan payudara seseorang dipengaruhi oleh banyak hal seperti faktor keturunan dan hormonal.

Pada masa pubertas, perkembangan payudara dibagi dalam 2 fase yakni fase estrogen dan fase progesteron. Fase estrogen tentunya didominasi oleh kerja hormon estrogen, dimulai sekitar 2 tahun sebelum menstruasi. Estrogen akan merangsang seluruh bagian payudara untuk tumbuh, mulai dari kelenjar susu, saluran air susu, jaringan konektif dan jaringan lemak.

Sedangkan fase progesteron merupakan fase akhir perkembangan payudara dengan membentuk tahap akhir dari kelenjar susu. Fase ini terjadi setelah seseorang memasuki masa menstruasi. Progesteron juga akan bekerjasama dengan estrogen menyempurnakan perkembangan payudara yang sudah terbentuk.

Keseluruhan proses perkembangan payudara berlangsung sekitar 4 tahun dan sudah sempurna sebelum usia 16 tahun. Jika melihat usia ananda Dian berarti fase pertumbuhan payudara sudah masuk pada tahap sempurna.

Berat badan
Seperti diketahui bahwa jaringan payudara terdiri dari cukup banyak jaringan lemak. Jika seseorang memiliki kondisi berat badan kurang tentunya akan membuat payudara menjadi lebih kecil karena jumlah jaringan lemak yang terbentuk juga tidak banyak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari data yang ananda berikan memang IMT (indeks masa tubuh) ananda sekitar 16.8 kg/m2 yang masuk dalam kategori BB kurang. Dengan meningkatkan BB menjadi BB ideal tentunya akan menambah masa lemak payudara juga. Nah, untuk itu ananda dapat mulai mengkonsumsi makanan dengan gizi lengkap dan seimbang dalam jumlah 1800 kkal, protein 68g, lemak 50g dengan contoh menu sbb :

- Sarapan : susu 1 gelas (200 ml ) + roti isi 1 potong
- Snack pagi : bubur kacang hijau 1 gelas
- Makan siang : nasi 150 g + tim kakap jamur hiokio 100 g + pepes kacang merah 50g + gulai daun singkong 60g
- Snack sore : buah apel 100 g + biscuit 2 keping
- Makan malam : nasi 200 g + daging bumbu tomat 50g + tempe bumbu kari 50g + cah kembang kol jamur wortel 100g
- Snack malam : susu 1 gelas + roti panggang 1 lembar

Diet
Ada beberapa jenis bahan makanan yang cukup baik membantu perkembangan payudara antara lain :
- Sumber protein seperti ikan, daging rendah lemak, susu, telur, kedelai, tahu, tempe, kacang edamame, susu kacang, dll
- Sumber lemak/minyak yang baik seperti omega 3, 6 dan 9 dalam jumlah yang tepat

Olahraga
Ditujukan untuk memperkuat otot dinding dada, sehingga cukup membantu membuat ukuran payudara tampak lebih besar. Contoh berenang, latihan beban pada otot dada, dll

Jika dilihat dari faktor yang sudah diuraikan di atas, sepertinya yang dapat ananda lakukan saat ini adalah dengan memperbaiki diet dan pola makan agar BB dapat mencapai ideal juga olahraga untuk memperkuat otot dada.  Demikianlah  beberapa saran yang dapat saya berikan semoga bermanfaat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
IUGR
IUGR
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Health
Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
Tinnitus

Tinnitus

Penyakit
Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.