Kompas.com - 22/09/2014, 09:55 WIB
Ilustrasi tidur ShutterstockIlustrasi tidur
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Gangguan henti napas sejenak saat tidur atau sleep apnea memang banyak diderita oleh laki-laki. Namun, wanita juga berisiko menderita gangguan tidur yang disebut dengan obstructive sleep apnea (OSA).

Apnea merupakan salah satu gangguan tidur yang ditandai dengan ngorok dan berhentinya napas sementara. Apnea terjadi ketika tenggorokan menyempit yang membatasi aliran udara sehingga terjadi fluktuasi jumlah oksigen dalam darah. Kualitas tidur Anda pun menjadi buruk.

Jika apnea tidak diobati, Anda berisiko menderita tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke. Apnea bisa menurunkan kualitas hidup Anda.

Apnea sebaiknya cepat dideteksi dini untuk mencegah risiko komplikasi penyakit tersebut. Gejala apnea bisa ditandai dengan sering mendengkur keras saat tidur, napas terengah-engah, sering mengantuk di siang hari, dan tidak merasa segar saat bangun tidur.

Namun, banyak yang tak mendiagnosa apnea pada wanita karena menganggap gangguan tidur ini didominasi oleh laki-laki. Wanita kebanyakan mengeluh mengalami insomnia, depresi dan kelelahan.

Untuk mengenali gejala apnea salah satunya perlu dibantu oleh pasangan Anda atau teman tidur. Mereka dapat mengamati apakah Anda mendengkur atau pernah berhenti bernapas sesaat. Apnea pada ibu hamil harus segera diatasi agar tidak menyebabkan hipertensi dan diabetes.

Namun, risiko apnea pada seorang wanita relatif rendah sampai ia menopause. Terkecuali ibu hamil, terutama mereka yang mengalami obesitas saat hamil dan mengalami Polycystic ovarian syndrome (PCOS) atau gangguan hormonal reproduksi yang ditandai dengan lebih tingginya kadar testosteron dan masalah pada kesuburan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Gangguan Panik
Gangguan Panik
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

Health
Glaukoma

Glaukoma

Penyakit
Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Health
Kurap

Kurap

Penyakit
7 Penyebab Air Liur Terasa Pahit dan Cara Mengatasinya

7 Penyebab Air Liur Terasa Pahit dan Cara Mengatasinya

Health
Takikardia

Takikardia

Penyakit
6 Gejala Pengentalan Darah sesuai Lokasinya

6 Gejala Pengentalan Darah sesuai Lokasinya

Health
Halusinasi

Halusinasi

Penyakit
6 Makanan Penyebab Kanker Payudara yang Sebaiknya Dihindari

6 Makanan Penyebab Kanker Payudara yang Sebaiknya Dihindari

Health
Parkinsonisme

Parkinsonisme

Penyakit
6 Ciri-ciri Benjolan Kanker Payudara

6 Ciri-ciri Benjolan Kanker Payudara

Health
Lipoma

Lipoma

Penyakit
Cedera Kepala, Kapan Perlu Waspada?

Cedera Kepala, Kapan Perlu Waspada?

Health
Gigi Kecil (Microdontia)

Gigi Kecil (Microdontia)

Penyakit
Hari Cuci Tangan Sedunia, Ingat 6 Cara Cuci Tangan yang Benar

Hari Cuci Tangan Sedunia, Ingat 6 Cara Cuci Tangan yang Benar

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.