Kompas.com - 30/09/2014, 07:22 WIB
shutterstock
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Bahan makanan yang sehat tentu saja mengandung nutrisi yang baik bagi tubuh. Namun, banyak cara kreatif untuk meningkatkan nilai gizinya.

1. Makan kulit kiwi
Ya, kulit kiwi sebenarnya bisa dimakan. Nutrisi yang dikandung kulit halus tersebut juga lebih banyak. Menurut yang sudah mencoba, rasa kulit itu tidak seaneh yang dibayangkan. Ketika mengupas kiwi, Anda akan kehilangan 14 persen vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya dalam buah tersebut. Kulit kiwi bahkan kaya akan serat. Cuci bersih kiwi, kemudian potong seperti Anda makan apel, yakni dengan kulitnya.

2. Menjemur jamur
Sama seperti kulit kita, jamur dapat memproduksi vitamin D dari cahaya matahari. Jadi, ada baiknya untuk menjemur terlebih dahulu jamur yang akan dikonsumsi. Tidak perlu berlama-lama. Menurut penelitian, lima menit penjemuran sudah meningkatkan jumlah vitamin D pada jamur secara signifikan. Sebuah studi menemukan bahwa jamur kancing putih yang sudah dipanen dan dijemur selama lima menit akan mengandung 869 persen kadar vitamin D harian!

3. Cek kematangan pir
Banyak orang memeriksa tingkat kematangan buah pir dengan agak menekan bagian bawahnya. Padahal, proses pematangan buah pir adalah dari dalam ke luar sehingga tubuh buah yang lembut bisa jadi pirnya sudah terlalu matang.

Sebaliknya, periksalah kematangan pir di bagian pangkal atau sekitar batang. Bila sudah agak lembut, berarti pir itu sudah matang. Menurut penelitian, pir matang mengandung lebih banyak antoksidan non-fluorescent chlorophyll catabolites (NCC).

4. Minum teh hijau dengan lemon
Teh hijau yang dicampur dengan beberapa tetes lemon akan memberikan antioksidan lebih banyak. Menurut riset yang dimuat di Molecular Nutrition & Food Research, lemon yang dicampur teh hijau akan meningkatkan kemampuan penyerapan antioksidan.

5. Mendinginkan kacang kenari
Kenari adalah satu-satunya kacang yang mengandung omega-3 asam alpha-linolenik (ALA) dalam jumlah tinggi. Kacang kenari yang dibiarkan dalam suhu hangat akan membuat kualitas minyaknya menurun, menyebabkan berkurangnya manfaat kesehatan dan rasa kenari tersebut. Menyimpan kenari dalam kulkas bisa memperlambat perubahan minyak tersebut dan menjaga rasanya tetap segar dan enak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Health
Penyakit Jantung Rematik

Penyakit Jantung Rematik

Penyakit
3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

Health
Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Health
6 Gejala Asam Urat di Lutut

6 Gejala Asam Urat di Lutut

Health
Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma Sel Skuamosa

Penyakit
10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

Health
Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren

Penyakit
Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.