Kompas.com - 14/11/2014, 08:08 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com -
Indonesia merupakan negara dengan populasi diabetes terbesar kelima di dunia, dengan jumlah penderita mencapai 9,1 juta jiwa. Sayangnya, hampir separuh penderita tidak menyadari dirinya mengidap penyakit yang oleh awam disebut kencing manis ini.

Tidak sadarnya seseorang bahwa ia memiliki penyakit diabetes melitus antara lain karena penyakit ini memang kerap tidak bergejala. Padahal, diabetes memiliki perjalanan penyakit yang lambat sehingga penyakit ini sebenarnya bisa dicegah.

Jika Anda memiliki faktor risiko diabetes berikut ini, lakukan pemeriksaan kadar gula darah secara berkala:

- Memiliki riwayat keturunan diabetes dalam keluarga. Jika orangtua menderita penyakit ini, maka risiko kita juga lebih besar.

- Berat badan berlebih atau lingkar perut besar. Untuk pria, ukuran lingkar perut yang normal adalah di bawah 90 cm, sedangkan untuk wanita tak boleh lebih dari 80 cm.

- Melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 4 kg atau saat hamil mengalami kenaikan gula darah.

Menurut Prof.Sidartawan Soegondo Sp.PD-KEMD, peningkatan jumlah pasien diabetes bisa ditekan dengan mengubah pola pikir masyarakat.

"Karena diabetes adalah penyakit yang tidak bergejala, maka perlu deteksi dini. Masyarakat juga harus mengubah mindset, kalau ada faktor risiko, segera cek kadar gula darahnya," katanya dalam acara Indonesia Diabetes Leadership Forum di Jakarta (13/11/14).

Mengetahui faktor risiko penyakit diabetes sangatlah penting karena akan membuat kita lebih waspada sehingga secara sadar mau mengubah pola hidupnya. Jika kadar gula darah puasa di atas 125 mg/dl maka Anda sudah termasuk prediabetes. Namun, kondisi ini masih bisa diperbaiki dengan mengubah gaya hidup sehingga tidak sampai berlanjut menjadi diabetes. 

Meski faktor keturunan bisa meningkatkan risiko diabetes, namun jika seseorang menjalankan gaya hidup sehat maka ia bisa terbebas dari penyakit ini. Gaya hidup sehat bukan hanya menjaga pola makan dan olahraga, tapi juga pola istirahat yang baik, serta menjauhi rokok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.