Kompas.com - 19/03/2015, 07:10 WIB
Nasi goreng ShutterstockNasi goreng
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Sarapan sangat dibutuhkan tubuh sebagai bekal energi untuk memulai aktivitas. Sarapan yang sehat seharusnya terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, dan juga vitamin. Tapi, menu sarapan orang Indonesia biasanya lebih dominan dengan karbohidrat dibanding serat, protein, atau vitaminnya.

Kebutuhan kalori saat sarapan memang berbeda-beda pada tiap orang, tergantung usia dan aktivitasnya. Namun porsi sarapan yang baik harusnya mampu memenuhi sekitar 25 persen dari total asupan kalori per hari, yang sekitar 1500- 2000 kalori untuk wanita dan 2000 - 2500 kalori untuk pria.

Mari kita simak kandungan kalori menu sarapan yang biasa diasup orang Indonesia.

Nasi Uduk
Kandungan gizi: Tiap 1 porsi (160 gr) nasi uduk mengandung 260 kkal, 32,84 g karbohidrat, 12,5 g lemak, dan 4,07 g  protein.

Tips sehat :
Hati-hati, nasi uduk mengandung banyak lemak dari santan. Karena itu, sebaiknya konsumsi nasi uduk lebih sedikit daripada nasi putih. Lemak yang terkandung dalam nasi uduk memang dapat menimbulkan dan mempertahankan rasa kenyang dalam waktu yang cukup lama, sehingga cocok untuk menu sarapan.  

Nasi Kuning
Kandungan gizi : Tiap 1 porsi (105 gr) nasi kuning mengandung 100 kkal, 21,9 g  karbohidrat, 0,18 g  lemak, dan 1,98 g  protein.

Tips sehat :
Sama dengan nasi uduk, nasi kuning juga mengandung santan sehingga asupannya perlu dibatasi.

Lontong Sayur
Kandungan gizi : Tiap 1 porsi (400 gr) lontong sayur mengandung 357 kkal, 59,1 g  karbohidrat, 8,39 g  lemak, dan 11,11 g  protein.

Tips sehat :
Komposisi terbesar dari lontong sayur adalah santan, kandungan lemak jenuh dalam santan cukup tinggi, sehingga santan menjadi salah satu bahan makanan yang kurang ideal  untuk menjaga berat badan, serta kurang baik bagi kesehatan jantung, dan pembuluh darah. Batasi konsumsinya.

Nasi Goreng
Kandungan gizi : Tiap 1 porsi (149 gr) nasi goreng mengandung 250 kkal, 31,38 g  karbohidrat, 9,28 g  lemak, dan 9,39 g  protein.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Rakitis
Rakitis
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Limfoma Burkitt

Limfoma Burkitt

Penyakit
Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok dibanding Wanita?

Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok dibanding Wanita?

Health
Rakitis

Rakitis

Penyakit
Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Health
8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

Health
Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Health
6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

Health
Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Health
Cara Mengatasi Eksim di Penis

Cara Mengatasi Eksim di Penis

Health
Penebalan Dinding Rahim

Penebalan Dinding Rahim

Penyakit
6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

Health
Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Health
Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Penyakit
Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.