Bahagia dengan Yoga ala Anjasmara

Kompas.com - 25/04/2015, 21:30 WIB
Aktor Anjasmara Prasetya menjadi guru yoga dalam acara Yoga Festival 2015 di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/4/2015). Kompas.com/Dian MaharaniAktor Anjasmara Prasetya menjadi guru yoga dalam acara Yoga Festival 2015 di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/4/2015).
|
EditorDian Maharani

 

JAKARTA, KOMPAS.com – Yoga tak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga jiwa. Banyak orang yang menghilangkan stres dengan melakukan yoga. Pikiran menjadi lebih positif dan seseorang akan merasa lebih bahagia.

Seperti tema yang diangkat oleh Anjasmara Prasetya pada Yoga Festival (YogFest) 2015 ini, yaitu Don’t Worry Be Happy. Menurut aktor yang juga guru yoga ini, seseorang tak perlu takut untuk berbahagia. Kebahagiaan akan sulit diraih jika terus diselimuti pikiran yang mengganggu.

“Banyak orang pengin bahagia tapi banyak takutnya. Biarlah alam semesta yang mengatur. Jangan kebanyakan mikir untuk bisa bahagia,” kata Anjas saat ditemui dalam acara YogFest 2015 di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/4/2015).

Untuk kedua kalinya, Anjas mengisi kelas yoga di Yogfest yang digelar oleh komunitas Yoga Gembira. Di kelas ini, Anjas tak memaksakan peserta untuk mengikuti setiap gerakan  yoga. Pria yang terkenal lewat sinetron Si Cecep ini juga meminta para peserta untuk beryoga dengan hati gembira.

“Kalau enggak bisa lakukan pose secara maksimal, enggak apa-apa. Ini yoga kok, bukan ujian nasional. Mengalir saja semuanya,” kata Anjas yang telah memiliki lisensi sebagai instruktur yoga ini.

Pria yang mengenal yoga sejak 2004 ini mengatakan, yoga yang diajarkannya adalah Yoga Ala-ala. Kelas ini pun selalu penuh tawa.

“Boleh foto-foto. Di kelas aku bebas ngapain saja. Asal jangan tidur,” kata Anjas diikuti tawa peserta yang kebanyakan para wanita ini.

Kelas yoga bersama Anjas pun dimulai dengan posisi sukhasana (duduk bersila). Selama hampir dua jam, Anjas mengajarkan yoga dengan santai, tetapi dengan gerakan yang cukup membuat peluh bercucuran. Anjas mengingatkan para peserta untuk mencintai diri sendiri dan menyayangi tubuh yang selama ini digunakan untuk beraktivitas.

“Dengkul kita selama ini selalu tegang. Ini saatnya diregangkan. Kita sekali-kali harus memanjakan tubuh, sebagai bukti rasa sayang kita,” kata Anjas yang juga hadir ditemani sang istri, Dian Nitami.

 

 


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X