Kompas.com - 05/10/2015, 12:35 WIB
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com — Tim ilmuwan saat ini sedang berupaya menghasilkan "pil olahraga". Nantinya, jika pil ini sudah bisa digunakan secara luas, kita tidak perlu lagi berolahraga untuk menjaga kesehatan dan berat badan. Cukup minum pil ini secara teratur.

Pil yang juga disebut sebagai obat pembakar lemak ini diklaim bisa menggantikan treadmill. Tentu saja kita akan merasa lebih mudah menelan satu pil setiap hari daripada menghabiskan satu jam di gym untuk membakar kalori.

Sekelompok ilmuwan dari Harvard University mengatakan, mereka menemukan "komponen 14" yang mengatur metabolisme yang mampu membuat seseorang menurunkan berat badan tanpa berolahraga.

Iming-iming menurunkan berat badan tanpa perlu bersusah payah untuk berolahraga ini tentu dinantikan hasilnya oleh ribuan orang. Hal ini mirip dengan produk anti-penuaan yang diklaim bisa membuat kita awet muda.

Hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal Trends in Pharmacological Sciences ini diperoleh melalui kajian terhadap beberapa studi dalam beberapa tahun terakhir yang ditujukan untuk mengembangkan obat anti-kegemukan. Penelitian terhadap hewan di laboratorium juga sudah dilakukan untuk melihat apakah obat ini mampu meningkatkan kemampuan otot dan penggunaan energi.

Para peneliti mengatakan, pil semacam itu sangat berguna pada masa depan. Namun, mereka juga mengakui bahwa pil tersebut tak akan bisa berpengaruh pada tubuh secara luas seperti halnya berolahraga. Aktivitas fisik berpengaruh pada hampir setiap sistem tubuh, mulai dari pencernaan sampai kesehatan kardiovaskular.

Obat yang sedang dikembangkan ini difokuskan pada metabolisme seluler, meningkatkan penyerapan glukosa, dan mengubah lemak putih menjadi lemak cokelat.

Efek tersebut hanyalah sebagian dari aktivitas fisik, sementara manfaat lain yang bisa kita dapat dari olahraga rutin adalah mempertajam fokus, melenturkan otot, dan melindungi diri dari depresi.

Bahkan, saat kita berhasil menyelesaikan satu pertandingan atau kompetisi olahraga, kita akan merasakan sensasi kegembiraan akan sebuah pencapaian dan prestasi. Hal ini tentu meningkatkan rasa percaya diri. Apakah efek itu bisa kita dapatkan dari sebutir pil? Sepertinya tidak.

Para peneliti juga menekankan bahwa tidak ada jalan pintas untuk mendapatkan manfaat olahraga. Menurut mereka, ini bukanlah pil untuk para pemalas.

"Tidak realistis jika kita mengharapkan 'pil olahraga' ini bisa menggantikan latihan fisik, paling tidak dalam waktu dekat," kata Ismail Laher, peneliti.

Laher mengatakan, ia dan timnya masih melanjutkan pengembangan "pil olahraga" ini karena mungkin akan membantu orang yang tidak bisa berolahraga. "Misalnya untuk orang yang mengalami cedera tulang belakang atau pasien lumpuh," katanya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.