Kompas.com - 05/02/2016, 18:37 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com — Nyamuk Aedes aegypti adalah nyamuk yang menyebarkan demam berdarah, chikungunya, zika, dan penyakit lainnya. Nyamuk ini memiliki panjang empat sampai tujuh milimeter, dan berwarna belang hitam putih.

Berbeda dengan nyamuk jenis lain yang lebih banyak berkeliaran pada malam hari, nyamuk Aedes aegypti lebih suka berkeliaran pada siang hari, selama lebih kurang dua jam setelah matahari terbit dan beberapa jam sebelum matahari terbenam.

Nyamuk ini suka bersembunyi di pojok ruangan yang gelap, lemari pakaian, dan tumpukan baju. Di luar rumah, mereka cenderung ada di tempat yang dingin dan teduh.

Nyamuk Aedes aegypti jantan hanya makan dari buah. Nyamuk betinanya, selain makan dari buah, juga mengisap darah untuk perkembangan telurnya.

Serangan nyamuk Aedes aegypti umumnya mengarah ke tubuh bagian belakang dan bawah, meski tidak menutup kemungkinan juga menggigit bagian lain di tubuh.

Masa hidup nyamuk dewasa mulai dua minggu sampai sebulan, tergantung lingkungan. Adapun telurnya bermetamorfosis menjadi nyamuk utuh dalam waktu satu setengah hingga dua minggu.

Secara umum, ada tiga jenis nyamuk Aedes aegypti, yakni domestik, sylvan, dan peridomestic.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

- Jenis domestik berhabitat di perkotaan, di sekitar atau di dalam rumah.

- Sylvan adalah nyamuk Aedes aegypti yang lebih banyak berada di pedesaan dan berkembang biak di lubang pohon, umumnya di hutan.

- Peridomestic tumbuh subur di lingkungan yang dimodifikasi, seperti kebun kelapa dan peternakan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

Health
9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

Health
Gangrene

Gangrene

Penyakit
7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

Health
Gangguan Menstruasi

Gangguan Menstruasi

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.