Kompas.com - 04/03/2016, 11:20 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna
JAKARTA, KOMPAS.com - Seseorang yang mengalami demam berdarah dengue (DBD) pada fase awal sering kali mengira hanya sakit demam biasa. Hal ini menyebabkan banyak pasien demam berdarah yang terlambat ke dokter.

Dokter spesialis anak konsultan bidang infeksi dan dan penyakit tropis, Sri Rezeki Hadinegoro mengatakan, ada beberapa tanda yang patut dicurigai demam berdarah.

"Pada dengue demamnya mendadak. Misalnya pagi masih sekolah, malamnya dengue. Itu bedanya dengue dengan penyakit lain," kata Sri dalam acara peluncuran gerakan Bersama Melawan Demam Berdarah di Jakarta, Kamis (3/3/2016).

Demam yang dialami secara mendadak suhunya juga cukup tinggi, yaitu mencapai lebih dari 38 derajat celsius. Pada demam berdarah, bisa muncul gejala, seperti sakit kepala, nyeri otot dan sendi, nyeri belakang mata, hingga muncul ruam kulit.

"Kalau demam plus pilek dan batuk, itu sudah pasti bukan dengue. Kalau demam enggak jelas, nyeri sendi, itu dengue," lanjut Sri.

Pada anak-anak, demam yang muncul sering kali disertai dengan mual, muntah, nyeri perut, dan diare. Gejala demam pada anak harus diwaspadai oleh orang tua, apalagi pada anak berusia di bawah 5 tahun. Sebab, balita belum bisa mengungkapkan keluhannya dengan jelas, hanya bisa menangis ketika merasa sakit.

Frekuensi buang air kecil yang sedikit atau baru pipis lebih dari 4-6 jam, juga patut dicuriagi DBD. Hati-hati juga jika demam tiba-tiba turun setelah tiga hari. Pada kasus DBD, suhu tubuh yang turun merupakan fase kritis.

Jangan sampai terkecoh dengan siklus pelana kuda pada DBD. Waspadai juga demam berdarah ketika ada orang-orang di lingkungan sekitar rumah telah terkena DBD.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.