Kompas.com - 17/03/2016, 16:00 WIB
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Tak gampang menjadi seorang wanita di era ini. Mereka dituntut harus "sempurna", cerdas, pintar mengurus rumah tangga, dan mengikuti standar kecantikan tinggi dan tak masuk akal.

Lebih dari itu, kaum hawa ini beresiko dua kali lebih besar menderita depresi dan juga penyakit jantung.

Dengan semua tantangan tersebut, barangkali masuk akal mengapa hasil penelitian menyimpulkan bahwa wanita memerlukan jam tidur yang lebih panjang dari pada pria.

Para ahli mengatakan, wanita butuh 20 menit waktu tidur lebih lama dari pada pria karena otak mereka lebih kompleks dan dipakai lebih banyak.

Menurut Yayasan Nasional Tidur AS, orang berusia di atas 18 tahun harus tidur sekitar 7-9 jam setiap malam agar sehat dan bugar.

"Otak wanita dan pria memang berbeda, serta lebih kompleks sehingga kebutuhan tidur mereka lebih besar. Rata-rata perlu 20 menit lebih lama, tapi ada juga yang lebih dari itu atau sedikit lebih singkat," kata Jim Horne, direktur pusat penelitian tidur dari Universitas Loughborough Inggris.

Selain itu, para wanita juga cenderung mengerjakan banyak hal pada waktu bersamaan (multitask), sehingga tentu saja mereka menggunakan otaknya lebih banyak.

Waktu tidur yang lama bukan hanya dibutuhkan sebagai cadangan energi tapi juga mereka mengalami kerugian yang lebih besar akibat kurang tidur.

"Bagi wanita, kurang tidur akan meningkatkan level stres, rasa marah, dan depresi. Sebaliknya, efek itu tak terlalu besar pada wanita yang kurang tidur," kata Horne.

Fungsi utama dari tidur adalah memberi kesempatan bagi otak untuk memulihkan dan memperbaiki diri. Saat tidur, bagian otak yang disebut korteks yang bertanggung jawab pada daya ingat, bahasa, dan pemikiran, akan memperbaiki diri.

"Makin banyak Anda menggunakan otak di siang hari, makin butuh ia beristirahat dan memulihkan diri. Dengan kata lain, waktu tidur pun perlu lebih lama," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Health
Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.