Kompas.com - 28/04/2016, 09:15 WIB
Penting bagi siapapun, termasuk yang berusia muda, mengetahui gejala awal diabetes. ThinkstockPenting bagi siapapun, termasuk yang berusia muda, mengetahui gejala awal diabetes.
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Kadar gula darah yang tinggi merupakan penanda penyakit diabetes atau pada pasien diabetes merupakan penanda upaya pengendalian kadar glukosa tidak berhasil. Kondisi ini dalam jangka panjang akan menyebabkan kerusakan saraf dan pembuluh darah.

Kadar gula darah normalnya adalah sekitar 70-130 mg/dL sebelum makan, dan kurang dari 180 mg/dL setelah makan. Menjaga kadar gula darah tetap normal penting dilakukan agar tubuh dan organ dalam kondisi optimal.

Cara untuk memastikan kadar gula darah adalah dengan melakukan pemeriksaan darah. Meski begitu, ada beberapa gejala awal yang bisa kita waspadai.

Berikut adalah beberapa gangguan fisik yang bisa menandakan kadar gula dalam darah naik.

- Sering haus
- Sakit kepala
- Sulit berkonsentrasi
- Kelelahan
- Berat badan turun
- Sering buang air kecil
- Penglihatan buram

Dalam jangka panjang, kenaikan glukosa juga akan menimbulkan gejala:

- Infeksi kulit dan vagina
- Luka sulit sembuh atau lama
- Penglihatan memburuk
- Kerusakan saraf yang menyebabkan sensitivitas kulit, terutama di bagian kaki berkurang, atau impotensi.
- Gangguan perut dan pencernaan, misalnya sembelit kronik atau diare.

Bila Anda sudah menderita diabetes dan mengalami gejala-gejala tersebut, cek kadar glukosa dan konsultasikan pada dokter.

Selain mengonsumsi obat, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menurunkan kadar gula darah, antara lain minum lebih banyak air yang dapat menghilangkan kelebihan gula dalam darah dan meningkatkan aktivitas fisik jika selama ini Anda lebih banyak duduk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber WEBMD
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
Gagal Ginjal

Gagal Ginjal

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.