Kompas.com - 26/10/2016, 20:43 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Wewangian tampaknya menjadi sesuatu yang tak dapat dipisahkan dalam hidup. Parfum, pewangi pakaian, pewangi mobil, pewangi ruangan, telah begitu akrab di kehidupan banyak orang. Sayangnya, terlalu banyak menggunakan wewangian, dapat berakibat buruk bagi kesehatan.

Wewangian dapat berdampak buruk bagi kesehatan ini merupakan isi dari sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Air Quality, Atmosphere & Health.

Untuk mengetahui hubungan tersebut, peneliti melakukan survei populasi nasional representatif di AS, menggunakan sampel acak dari 1.136 orang dewasa.

Wewangian yang dimaksud dalam penelitian ialah penyegar dan pengharum udara, produk perawatan pribadi (sabun, pembersih tangan, losion, deodoran, tabir surya dan sampo), produk pembersih, produk laundry, produk rumah tangga (lilin wangi, kertas toilet, kantong sampah dan produk bayi), dan tentu saja, parfum dan cologne.

Walau wewangian membuat hidup seharum bunga mawar, sayangnya, studi ini menemukan bahwa 34,7 persen penduduk melaporkan masalah kesehatan, seperti sakit kepala, migrain, dan masalah pernafasan, akibat terpapar produk wewangian.

Efek samping dari produk wewangian yang digunakan setiap hari ialah masalah pernapasan (18,6 persen), sakit kepala dan migrain (15,7 persen), masalah kulit (10,6) dan serangan asma (8 persen).

Jenis wewangian paling umum yang menjadi penyebab masalah ini adalah penyegar atau pengharum udara. Paparan sehari-hari dapat menyebabkan 20,4 persen dari masalah kesehatan yang dilaporkan.

Sedangkan parfum, menyumbangkan 23,6 persen dari masalah kesehatan yang dilaporkan, baik parfum yang dipakai sendiri atau parfum yang dipakai oleh orang sekitar.

Sayangnya, banyak produk yang tidak menjelaskan dari mana sumber wewangian yang mereka punya.

Dari hasil survei, 46,4 persen penduduk tidak menyadari bahwa aroma pada produk merupakan campuran banyak sekali bahan bahan kimia, dan 67,3 persen tidak menyadari bahwa produk wewangian dapat memancarkan polutan udara berbahaya seperti formalin.

Jadi, demi kesehatan, ada baiknya Anda tak sering-sering menggunakan produk dengan wewangian. Atau, pastikan wewangian tersebut memiliki label aman bagi kesehatan.

Peneliti menyarankan, cukup menjaga kebersihan diri dan lingkungan, agar aroma tubuh dan ruangan tak lagi terlalu membutuhkan wewangian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Yahoo News

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.