Kompas.com - 09/11/2016, 07:08 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Kehilangan orang yang kita cintai memang berat. Di luar perasaan sakit, ternyata patah hati sangat memengaruhi kesehatan. Salah satu efek yang nyata terlihat adalah berat badan bertambah.

Ketika tak ada lagi orang yang dicintai di samping kita, tentu ada perubahan kebiasaan yang dialami. Perasaan kesepian dan marah mungkin mendominasi.

Reaksi terhadap perubahan itu juga dirasakan tubuh dengan bertambahnya berat badan. Bagaimana hal itu bisa terjadi?

- Kekosongan otoritas
Seseorang yang pergi itu; apakah orangtua, kekasih, atau anak, memiliki otoritas dan pengaruh dalam hidup kita. Kita menjalani kehidupan untuk mencintai dan menghormati orang itu. Saat ia tidak ada, kehilangan itu memicu gen tertentu dan membuat tubuh lebih gampang naik berat badan. Apalagi jika terjadi perubahan pola makan.

- Kehilangan dukungan
Sekuat apa pun Anda, akan ada saat dalam hidup di mana Anda butuh seseorang untuk memberi kenyamanan, dukungan, dan pemahaman. Saat seseorang yang menjadi bagian dari sistem suport itu tak ada, akan ada rasa kesepian yang besar.

Biasanya saat kesepian seseorang akan mencari hal lain yang memberi rasa nyaman, yaitu makanan. Tanpa disadari berat badan pun bertambah. Menyadari bahwa Anda memiliki teman atau keluarga yang selalu ada untuk mendukung Anda bisa membantu mengurangi rasa kesepian dan keinginan untuk makan.

- Masalah psikologi
Ada persepsi umum yang menyebut bahwa orang gemuk sebenarnya memiliki masalah psikologi yang belum disadari. Tetapi, hal itu tak selalu benar. Menganggap kenaikan berat badan karena kehilangan seseorang bisa menambah perasaan tidak bersalah. Apalagi saat patah hati, kita pun menjadi lebih rentan.

Kematian orang tercinta memang bisa memicu, tapi bukan penyebab langsung kegemukan. Jangan jadikan kesedihan sebagai alasan untuk makan apa yang kita suka secara berlebihan.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Health
Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Health
11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

Health
Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Health
Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Health
5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

Health
Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

Health
Orkitis

Orkitis

Penyakit
14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.