Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/06/2021, 10:30 WIB

KOMPAS.com - Stroke ringan atau juga disebut mini stroke dan transient ischemic attack (TIA) terjadi ketika bagian otak mengalami kekurangan aliran darah sementara.

Melansir Healthline dan Medical News Today, kondisi ini menyebabkan gejala seperti stroke yang sembuh dalam 24 jam.

Tidak seperti stroke, stroke ringan tidak menyebabkan cacat permanen.

Baca juga: 8 Makanan untuk Penderita Stroke

Karena gejala stroke ringan dan gejala stroke hampir sama, seseorang harus segera mencari pertolongan darurat jika mengalami gejala apa pun.

Mengetahui tanda-tanda stroke ringan dapat membantu seseorang mendapatkan perawatan yang dibutuhkan sedini mungkin.

Sekitar 1 dari 3 orang yang mengalami stroke ringan kemudian mengalami stroke, sehingga pengobatan dini sangat penting.

Gejala

Stroke ringan mungkin sulit untuk diidentifikasi, tetapi ada beberapa gejala yang mungkin bisa dijadikan patokan.

Baca juga: Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Stroke?

Berikut beberapa gejala umum yang sering terjadi pada penderita stroke ringan.

  • disfasia atau gangguan bahasa
  • disartria atau kesulitan saat berbicara
  • perubahan penglihatan
  • kebingungan
  • masalah keseimbangan
  • kesemutan
  • tingkat kesadaran yang berubah
  • pusing
  • pingsan
  • sakit kepala parah
  • indera perasa yang tidak normal
  • indera penciuman yang tidak normal
  • kelemahan atau mati rasa hanya di sisi kanan atau kiri wajah atau tubuh, ditentukan oleh lokasi bekuan darah di otak

Penyebab

Terjadinya penggumpalan darah merupakan penyebab utama stroke ringan.

Penyebab umum lainnya adalah sebagai berikut.

  • hipertensi atau tekanan darah tinggi
  • aterosklerosis atau penyempitan arteri yang disebabkan oleh penumpukan plak, di dalam atau di sekitar otak
  • penyakit arteri karotis yang terjadi ketika arteri karotis internal atau eksternal otak tersumbat (biasanya disebabkan oleh aterosklerosis)
  • diabetes
  • kolesterol tinggi

Baca juga: 10 Masalah Kulit yang Sering Dialami Penderita Diabetes

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+