Rabu, 26 November 2014 03:41

KESEHATAN

Penanganan Penyakit Kusta Dinilai Baik

Rabu, 1 September 2010 | 03:47 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

Palembang, Kompas - Penanganan terhadap penderita penyakit kusta di Sumsel dinilai sudah baik. Alasannya, pelayanan terhadap para pasien dan kondisi rumah sakit makin meningkat. Jika hal itu terus ditingkatkan, kelak Sumsel bakal bebas dari penyakit mematikan tersebut.

Demikian dikatakan Duta Besar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sekaligus pemimpin Nippon Foundation Yohei Sasakawa seusai bertemu Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Selasa (31/8) di Palembang. Sebelumnya, Yohei dan rombongan mengunjungi Rumah Sakit Dr A Rivai Abdulah di Sungai Kundur, Banyuasin, yang merupakan rumah sakit untuk menangani penderita kusta.

Menurut Yohei, pemerintah daerah sangat berperan dalam pemberantasan penyakit kusta. ”Saya optimistis, Gubernur Sumsel punya niat baik untuk mengupayakan Sumsel bebas penyakit kusta,” ujarnya.

Ia mengatakan, Nippon Foundation melalui WHO tetap berkomitmen memberikan bantuan obat kusta secara gratis ke seluruh Indonesia. Setiap tahun selalu ditemukan 17.000-18.000 kasus baru penyakit kusta di Indonesia. ”Jumlah bantuan obat kusta gratis cukup untuk seluruh kasus baru penyakit kusta di Indonesia,” ujar Yohei.

Menurut Yohei, penyakit kusta bukan kutukan Tuhan. Penyakit itu disebabkan infeksi kuman dan dapat disembuhkan total, seperti penyakit infeksi lainnya.

Direktur RS Dr A Rivai Abdulah, Heriyadi Manan, mengatakan, jumlah penderita penyakit kusta yang dirawat di RS tersebut sebanyak 40 orang.

Masalahnya, para pasien kusta yang sudah sembuh masih takut berinteraksi dengan masyarakat. ”Ada rencana membuat permukiman khusus bagi penderita kusta yang sudah sembuh. Jumlahnya sekitar 50 keluarga,” kata Heriyadi. (WAD)



IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui