Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Menentukan Asupan Karbohidrat yang Tepat untuk Penderita Diabetes

KOMPAS.com - Mengonsumsi karbohidrat bisa menjadi hal membahayakan bagi penderita diabetes.

Pasalnya, karbohidrat bisa memicu glukosa atau kadar gula darah meningkat tajam daripada jenis makanan lainnya.

Itu sebabnya, mereka yang telah didiagnosis mengalami diabetes disarankan untuk mengurangi asupan karbohidrat untuk menstabilkan kadar gula darah.

Batasan konsumsi karbohidrat untuk penderita diabetes

Sayangnya, belum ada standar yang jelas berapa asupan karbohidrat yang bisa dikonsumsi penderita diabetes.

Kebutuhan karbohidrat tiap orang memang berbeda-beda, tergantung tingkat aktivtas, berat badan, tujuan kesehatan, dan berbagai faktor lainnya.

Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk menghitung jumlah karbohidrat yang tepat bagi penderita diabetes adalah dengan mengidentifikasi makanan mana yang mengandung karbohidrat.

Perhatikan juga seberapa cepat karbohidrat dalam makanan tersebut dapat meningkatkan gula darah.

Itu sebabnya, penderita diabetes harus benar-benar mengatur pola makannya.

Untuk memastikan tidak terjadi lonjakan gula darah, penderita diabetes harus memilih makanan dengan kandungan indeks glikemik yang rendah.

Indeks glikemik adalah angka yang menunjukan potensi peningkatan gula darah dari karbohidrat dalam suatu makanan.

Makanan dianggap memiliki indeks glikemik rendah bila memiliki skor di bawah 55.

Sedankan makanan dengan skor di atas 70 sudah termasuk memiliki indeks glikemik yang tinggi dan harus dihindari oleh penderita diabetes.

Makanan dengan indeks glikemik tinggi bisa berupa makanan olahan, makanan tinggi gula, pati, minuman beralkohol, pasta, sayuran mengandung zat tepung.

Mengetahui kebutuhan karbohidrat

Mengonsumsi makanan rendah kabohidrat memang terbukti dapat menurunkan gula darah dan meningkatkan kesehatan tubuh pada penderita diabetes.

Menurut data American Diabetes Association, asupan karbohidrat ideal untuk setiap orang harus mempertimbangkan preferensi makanan dan kondisi metabolisme.

Oleh karena itu, mengetahui berapa banyak jumlah karbohidrat yang harus dikonsumsi memerlukan pemeriksaan khusus.

Untuk mengetahui asupan karbohidrat yang ideal, kita harus mengukur gula darah sebelum dan setelah satu hingga dua jam usai makan.

Kadar gula darah yang normal harus mencapat 139 mg/dl. Selain itu, ada waktu-waktu tertentu yang bisa membuat gula darah meningkat.

Itu sebabnya, penting bagi kita untuk mengukur kadar gula dara sesering mungkin guna menerapkan batasan karbohidrat yang harus kita konsumsi.

Jika Anda menggunakan insulin atau mengonsumsi obat diabetes, konsultasikan pada dokter untuk memastikan dosis asupan karbohidrat yang tepat.

https://health.kompas.com/read/2020/09/03/163900768/menentukan-asupan-karbohidrat-yang-tepat-untuk-penderita-diabetes

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+