Salin Artikel

Microsleep Bisa Membahayakan Nyawa, Begini Cara Mengatasinya

KOMPAS.com - Saat melakukan aktivitas, kita bisa saja mengalami microsleep atau tertidur beberapa detik tanpa disadari.

Kondisi ini tentu bisa membahayakan nyawa, terutama jika terjadi saat kita sedang berkendara atau mengoperasikan mesin.

Microsleep bisa terjadi kapan saja tanpa adanya tanda atau gejala khusus.

Apa yang membuat seseorang bisa mengalami microsleep?

Faktor penyebab utama terjadinya microsleep adalah kurang tidur.

Kondisi ini bisadisebabkan karena insomnia, begadang atau kurangnya kualitas tidur.

Microsleep juga rentan terjadi pada orang-orang yang mengalami gangguan tidur.

Pada penderita sleep apnea, misalnya, gangguan tidur ini membuat penderitanya mengalami penyumbatan napas selama tidur.

Akibatnya, otak tidak bisa menerima cukup oksigen sehingga memicu rasa kantuk saat siang hari.

Penderita narkolepsi juga sering mengalami rasa kantuk yang ekstrim di siang hari dan episode tertidur yang sulit dikendalikan.

Cara mengatasi dan mencegah

Untuk mengatasi dan mencegah microsleep, kita perlu memastikan diri kita sudah mendapatkantidur malam yang cukup dan berkualitas.

Durasi tidur ideal untuk orang dewasa berkisar tujuh hingga delapan jam setiap malam.

Kita bisa melakukan penyesuasian gaya hidup agar tidur malam yang kita dapatkan cukup dan berkualias.

Berikut langkah-langkah yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan kualitas tidur di malam hari:

  • hindari kafein dan alkohol menjelang waktu tidur
  • pastikan suasana kamar tidur yang nyaman dan tenang
  • hindari aktivitas yang merangsang otak sebelum tidur
  • pastikan suhu kamar tidur nyaman.

Untuk menghindari microsleep saat berkendara, pastikan kita benar-benar waspada.

Selain itu, kita juga bisa meminta bantuan teman untuk mengambil alih mengemudi saat kita mengantuk.

Harap berhati-hati ketika kita mengalami hal-hal ini saat berkendara:

Agar tidak mengantuk saat mengemudi, putas musik dengan tempo yang cepat.

Saat bekerja, hindari mengeoperasikan mesin atau peralatan apapan jika merasakan kantuk.

Jika memungkinkan, sesering mungkin bangkit dari kuris atau meja kerja untuk meregangkan fisik. Lakukan aktiivtas fisik ringan untuk melawan rasa kantuk.

https://health.kompas.com/read/2020/10/14/180400468/microsleep-bisa-membahayakan-nyawa-begini-cara-mengatasinya

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Rabun
Rabun
PENYAKIT
Gastroschisis
Gastroschisis
PENYAKIT
Tinnitus
Tinnitus
PENYAKIT
Coulrophobia
Coulrophobia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
Tinnitus

Tinnitus

Penyakit
Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

Health
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.