Salin Artikel

Bisa Picu Sakit Kepala, Bagaimana Cara Terbaik Hentikan Asupan Kafein?

KOMPAS.com - Bagi banyak orang, kafein merupakan sneyawa penting dalam kehidupan sehari-hari.

Lihat saja, dalam sehari orang-orang tak bisa lepas dari minuman seperti kopi atau teh yang tinggi kandungan kafeinnya.

Padahal, kafein bisa memicu kecanduan yang berakibat fatal bagi kesehatan.

Tak jarang, orang-orang pun merasa sakit kepala ketika tidak mendapatkan asupan kafein.

Batas aman konsumsi kafein

Batas aman konsumsi kafein bagi orangdewasa tidak boleh lebih dari 400 miligram per hari.

Jumlah tersebut setara dnegan empat atau lima cangkir kopi.

Bagi ibu hamil, batas asupan kafein hanya 200 miligram per hari.

Efek terlalu banyak konsumsi kafein

Kafein berlebihan bisa memicu berbagai hal tersebut:

  • Mual.
  • Kecemasan.
  • Arik.
  • Kegelisahan.

Semakin banyak kafein yang Anda konsumsi, semakin besar kemungkinan Anda mengalami efek samping tersebut.

Bahkan, kafein berlebihan bisa memicu gangguan neurologis, jantung, hingga kematian.

Sangat sulit ketika kita mencoba untuk berhenti mengonsumsi kafein.

Sebab, asupan kafein yang dihentikan bisa membuat tubuh mengalami gejala penarikan.

Hal inilah yang membuat kafein bisa memicu kecanduan.

"Kafein sangat adiktif, jadi tubuh Anda benar-benar mengalami gejala penarikan," kata Czerwony.

Hal itu pula yang bisa berpengaruh pada sistem saraf pusat, Anda akan gemetar, mudah tersinggung, dan sakit kepala.

Bagaimana cara mengatasinya?

Untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan ini, termasuk sakit kepala menyiksa yang terkait dengan gejala penarikan, kita bisa mencoba menghentikan kebiasaan mengonsumsi kafein secara perlahan.

Berikut cara mengatasi kecanduan kafein:

1. Tetapkan batas waktu

Tetapkan waktu di mana Anda menghentikan asupan kafein setiap hari.

Para ahli medis menyarankan waktu maksimal untuk konsumsi kafein adalah jam dua siang, agar tidak mengganggu tidur Anda.

2. Ganti dengan minuman yang kafeinnya lebih rendah

Mulailah dengan perubahan kecil. Jika Anda biasanya minum kopi hitam yang kaya kafein, pilih kopi yang kandungan kafeinnya lebih rendah.

Jika Anda biasanya minum teh hitam, cobalah teh hijau atau teh putih.

3. Pilih kopi bebas kafein

Jika Anda biasanya minum espresso atau kopi hitam yang mengandung banyak kafein, Anda bisa mencoba memilih kopi decaf atau kopi yang sudah bebas dari kandungan kafein.

Memang sulit menghilangkan kecanduan dalam sekejap. Yang perlu kita lakukan adalah mengurangi asupannya secara perlahan.

https://health.kompas.com/read/2021/06/07/133100668/bisa-picu-sakit-kepala-bagaimana-cara-terbaik-hentikan-asupan-kafein-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.