Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

4 Hal yang Membuat Kita Batuk Usai Minum Es

KOMPAS.com - Banyak orang berpikir mengonsumsi es bisa membuat kita batuk. Tak jarang, banyak orangtua yang memarahi buah hatinya ketika kedapatan minum es.

Yah, batuk sebenarnya mekanisme alami tubuh untuk menghilangkan hal-hal yang tidak diinginkan dari saluran udara.

Dengan kata lain, mengalami batuk sebenarnya bukanlah masalah besar. Namun, batuk usai mengkonsumsi makanan atau minuman dingin memang sangat mengkhawatirkan.

Jika Anda sering mengalami beberapa serangan batuk setiap kali usai mengkonsumsi makanan tertentu, seperti es, hal itu berarti ada yang salah dengan cara tubuh Anda menangani makanan tersebut.

Penyebab batuk usai minum es

Pada orang dengan kondisi kesehatan yang baik, minum es tidak akan memicu masalah besar. Namun, ada beberapa orang yang memiliki kondisi tertentu sering mengalami batuk usai minum es. Berikut beberapa hal yang bisa memicu batuk usai minum es:

1. Alergi

Jika Anda sering mendapatkan serangan batuk setelah minum es, bisa jadi Anda alergi terhadap produk yang ada di dalam minuman tersebut.

Ketika Anda alergi terhadap makanan, minuman, atau zat tertentu lainnya, tubuh menganggapnya sebagai ancaman potensial yang harus segera dihilangkan.

Batuk hanyalah salah satu dari berbagai reaksi tubuh yang terjadi ketika tubuh bertemu dengan zat-zat ini dan sistem kekebalan beraksi.

2. Bronkospasme

Sekitar lima hingga 10 persen orang batuk setelah makan makanan atau minuman yang sangat dingin karena mereka mengembangkan suatu kondisi yang dikenal sebagai bronkospasme.

Bronkospasme adalah kondisi mengencangnya otot-otot yang melapisi saluran udara secara tiba-tiba. Hal tersebut mengakibatkan penyempitan saluran udara dan akhirnya kesulitan bernapas hingga batuk.

Bronkospasme umum terjadi pada penderita asma dan alergi, sekaligus sebagai reaksi terhadap makanan dan minuman dingin.

3. Pengerasan lendir

Saat minum es, apa yang kita konsumsi itu menetes perlahan ke kerongkongan dan menyebabkan trakea menjadi dingin sehingga lendir di dalamnya mengental.

Lendir yang mengental tersebut membuat tenggorokan terasa gatal dan memicu batuk.

Hal ini juga membuat Anda cenderung menghasilkan air liur yang kental dan bahkan dahak setelah minum es.

4. Infeksi

Jika Anda mengalami infeksi di laring (kotak suara) atau kerongkongan, Anda rentan mengalami batuk setelah makan atau minum apapun, termasuk es.

Sebab, infeksi tersebut membuat laring atau kerongkongan menjadi bengkak dan lebih sensitif.

Hal ini dapat menyebabkan bagian tubuh tersebut tidak berfungsi atau memicu respons agresif seperti batuk ketika terpapar dengan makanan atau minuman.

https://health.kompas.com/read/2022/02/15/130000668/4-hal-yang-membuat-kita-batuk-usai-minum-es

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke