Salin Artikel

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Penyakit yang dikenal dengan istilah medis hand foot mouth disease (HFMD) atau penyakit tangan kaki mulut (PTKM) ini biasanya menyerang anak-anak di bawah lima tahun.

Namun, tidak menutup kemungkinan anak di atas lima tahun dan orang dewasa terkena penyakit ini.

Untuk mengenal lebih dekat dengan penyakit menular ini, simak beberapa ciri-ciri flu singapura berikut ini.

Gejala flu singapura

Terdapat beberapa gejala flu singapura yang perlu diwaspadai, antara lain:

  • Demam dan tidak enak badan

Dilansir dari laman resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), penderita bakal merasakan demam atau suhu tubuhnya meningkat di atas normal setelah terpapar virus penyebab flu singapura.

Selain demam, penderita biasanya juga merasakan gejala mirip flu seperti tidak enak badan, nafsu makan menurun, tidak mau menyusu untuk bayi, dan sakit tenggorokan.

  • Sariawan

Selang satu atau dua hari setelah demam, penderita bakal mendapati sariawan yang menyakitkan di lidah, gusi, atau bagian dalam mulut lainnya.

Ciri-ciri sariawan terkait flu singapura biasanya diawali dari luka seperti bintik merah kecil, kemudian bagian luka sariawan tersebut bakal semakin parah seperti melepuh dan terasa sakit.

Dalam kondisi seperti ini, anak biasnaya tidak mau makan, susah disuruh minum, dan mengiler lebih banyak dari biasanya.

  • Muncul ruam dan lepuh di beberapa bagian tubuh

Gejala flu singapura yang khas lainnya yakni munculnya ruam di telapak tangan, telapak kaki, lutut, siku, bokong, atau area sekitar popok selang satu sampai dua hari setelah demam.

Ciri-ciri ruam gejala flu singapura biasanya diawali dari munculnya bintik-bintik merah datar atau luka lepuh.

Luka berair di lepuh dan keropeng ini biasanya masih mengandung virus penyebab flu singapura.

Untuk itu, sebisa mungkin jaga luka lecet atau koreng tersebut tetap bersih dan jangan menyentuhnya agar penyakit tidak rentan menular.

  • Gejala lainnya

Apabila penyakit cukup parah, ciri-ciri flu singapura juga bisa ditandai dengan dehidrasi karena penderita susah menelan cairan dan lumpuh mirip polio.

Sedangkan ciri-ciri flu singapura pada orang dewasa biasanya cukup ringan atau tak bergejala. Meskipun tidak bergejala, penderita tetap bisa menularkan penyakitnya.

Cara mendeteksi gejala flu singapura

Pastikan Anda memeriksakan anak ke dokter atau pusat layanan kesehatan terdekat jika mendapati beberapa ciri-ciri flu singapura di atas.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan, dokter atau petugas kesehatan bisa mendeteksi penyakit flu singapura dengan melakukan pemeriksaan fisik, terutama melihat perubahan kondisi mulut, tangan, kaki.

Jika ditengarai ada gejala flu singapura, dokter akan menganjurkan penderita untuk menjalani pemeriksaan sampel cairan tenggorokan atau kotoran penderita.

Apabila hasil tes terdeteksi ada virus penyebab flu singapura, dokter biasanya bakal meresepkan obat untuk mengurangi gejala dan mencegah komplikasi penyakit agar tidak semakin parah.

https://health.kompas.com/read/2022/05/18/160100468/4-gejala-flu-singapura-yang-perlu-diwaspadai

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.