Salin Artikel

Benarkah Orang Tua Rentan Alami Gangguan Kesehatan Mental?

KOMPAS.com - Meski bukan bagian dari penuaan, banyak orang yang mengalami kecemasan dan depresi seiring bertambahnya manusia.

Oleh karena itu, kita harus lebih memperhatikan orang sekitar kita dan menawarkan bantuan saat terlihat ada yang berbeda dari sikap mereka.

Pakar Kesehatan Perilaku Justin Haveman mengatakan bahwa gangguan kesehatan mental bukanlah bagian dari penuaan. Namun, penyakit medislah yang memiliki kaitan erat dengan masalah kesehatan mental pada orang berusia tua.

"Pasien yang menderita penyakit kejiwaan - terutama demensia, depresi, dan kecemasan yang tidak terdiagnosis dan tidak diobati - mengalami hasil medis yang lebih buruk dan kualitas hidup yang lebih rendah daripada mereka yang tidak," katanya.

Faktor risiko

Menurt Haveman, orang dengan penyakit medis yang mempengaruhi mobolitas dan kualitas hidup mereka sangat rentan mengalami depresi.

Beberapa penyakit yang bisa memicu gangguan mental antara lain:

  • Penyakit jantung.
  • Penyakit paru obstruktif kronis.
  • Tekanan darah tinggi.

Havemann mengatakan depresi dan kecemasan yang sudah ada sebelumnya, serta duka cita – yang secara alami lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia – juga berkontribusi pada gangguan kesehatan mental.

Depresi juga dapat muncul bersamaan dengan penyakit lain yang lebih umum di kemudian hari, termasuk:

  • Diabetes.
  • Kanker.
  • Penyakit jantung.
  • Penyakit Parkinson.
  • Obat-obatan yang mengobati kondisi kronis juga dapat menyebabkan depresi.

Tanda adanya gangguan kesehatan mental

Tanda gangguan kecemasan dan depresi pada orang berusia muda dan orang tua sebenarnya sama. Namun, gangguan mental pada orang berusia tua kerap ditambah dengan beberapa gejala seperti berikut:

  • Masalah kognitif.
  • Kehilangan minat dalam aktivitas.
  • Kehilangan konsentrasi.
  • Sakit dan nyeri yang mengganggu.
  • Masalah pencernaan.

Seperti orang dewasa yang lebih muda, orang dewasa yang lebih tua juga bisa memiliki pikiran untuk bunuh diri.

Menurut National Institute of Mental Health, orang tua dapat mengalami beberapa jenis depresi seperti berikut:

1. Depresi mayor

Gejalanya cukup parah sehingga mengganggu pekerjaan, tidur, belajar, nafsu makan, dan menikmati hidup. Individu dapat mengalami satu atau beberapa episode depresi berat. Ini bahkan mungkin terkait dengan psikosis.

2. Distimia

Depresi ringan yang persisten yang dapat berlangsung selama dua tahun atau lebih.

3. Gangguan afektif musiman

Gejala depresi yang terjadi atau lebih sering terjadi selama musim-musim tertentu (biasanya, bulan-bulan musim gugur dan musim dingin).

https://health.kompas.com/read/2022/07/22/193800068/benarkah-orang-tua-rentan-alami-gangguan-kesehatan-mental-

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.