Mandul Paling Ditakuti Perempuan

Kompas.com - 14/03/2012, 13:24 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Tak sedikit pasangan suami istri yang menghadapi masalah kesulitan untuk hamil. Pada kondisi tersebut, ternyata kaum perempuan lebih sering merasa dirinya menjadi penyebab kegagalan kehamilan.

Dalam sebuah survei terhadap perempuan yang sedang melakukan program kehamilan dalam lima tahun terakhir, sekitar 42 persen menjawab mereka menjadi terobsesi untuk hamil. Sementara itu, hanya 10 persen pria yang memiliki obsesi serupa.

Selain itu, sekitar 83 persen responden mengatakan bahwa suami mereka merasa organ reproduksinya sehat. Padahal, tak jarang suami juga punya andil dalam masalah infertilitas.

Menurut data Center for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat, sekitar sepertiga kasus ketidaksuburan disebabkan oleh gangguan pada pihak perempuan dan sepertiga diakibatkan oleh pria. Sementara sisanya adalah faktor kombinasi keduanya.

Survei yang dilakukan terhadap 300 orang berusia 18-44 tahun itu juga menemukan, kebanyakan perempuan merasa tidak nyaman untuk membicarakan masalah infertilitas. Sekitar 44 persen mengatakan mereka takut tidak bisa hamil karena sebelumnya selalu berusaha menghindari kehamilan.

Hampir 60 persen menjawab mereka tak ingin memberitahu orang lain tentang program kehamilan yang dijalani karena khawatir jika ternyata gagal.

Sebanyak 27 persen responden mengatakan mereka malu untuk mendiskusikan persoalan tersebut kepada teman atau keluarga dan 23 persen mengatakan pasangan mereka tak mau membicarakan kemungkinan ketidaksuburan dari pihak pria.

Para pakar mengingatkan, jika memang mengalami masalah ketidaksuburan, sebaiknya suami dan istri sama-sama dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Health
Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Health
Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.