Ingin ASI Keluar Banyak Saat Diperah

Kompas.com - 13/06/2013, 11:40 WIB
Kenali tanda-tanda si bayi mulai merasa lapar. ShutterstockKenali tanda-tanda si bayi mulai merasa lapar.
EditorAsep Candra


TANYA :

Dear konselor AIMI, Saya seorang suami yang baru 1 bulan ini mempunyai baby. Istri saya berusia 28 tahun. Bayi kami terlihat sehat dan aktif. Bayi kami diberi ASI dan susu formula. Awalnya, kami bersepakat untuk memberikan asi esklusif kepada bayi kami. Namun ASI istri saya ASI-nya sedikit sekali, jadi kami terpaksa memberikan susu formula agar tidak terjadi dehidrasi. Sampai sekarang, kami tetap memberikan susu formula. Sekarang ini ASI istri saya sudah banyak. Namun itu hanya bisa dihisap saja, jika diperah ASI sangat sedikit keluarnya. Rencananya, jika istri saya sudah aktif bekerja, dia ingin memerah ASInya. Pertanyaannya, mengapa jika diperah ASI istri saya sangat sedikit sedangkan jika dihisap banyak keluarnya. Bangaimana cara untuk menjaga agar ASI keluar banyak ketika diperah.

(AFI, 30, Jakarta)

JAWAB :


Bapak Afi, seorang Ayah ASI yang perhatian,

Terimakasih atas pertanyaannya. saya akan coba jawab ya.

Senang mengetahui bahwa jumlah ASI sang istri dirasa cukup sehingga dapat memenuhi kebutuhan bayi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam memerah, kita juga dapat menggunakan tangan. Perah pakai tangan dapat membantu ibu untuk mengetahui area mana pada payudara yang perlu diperah dan dipijat.

Jika terjadi? penyumbatan pada? bagian payudara, tentu hal ini akan menghambat pengaliran ASI. Oleh sebab itu, jika memerah pakai tangan, ibu menjadi tahu harus memijat wilayah mana, lalu dapat dilanjutkan dengan pemerahan.

Memerah menggunakan tangan juga dikenal sederhana. Mengapa? karena tidak memerlukan biaya untuk membeli alat perah yang dikenal tidaklah murah, serta tidak semua ibu cocok pada alat yang ada di pasaran.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Coulrophobia
Coulrophobia
PENYAKIT
Tinnitus
Tinnitus
PENYAKIT
Gastroschisis
Gastroschisis
PENYAKIT
Rabun
Rabun
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
Tinnitus

Tinnitus

Penyakit
Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.