Kompas.com - 13/10/2013, 19:50 WIB
Ilustrasi madu businessweek.comIlustrasi madu
|
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Madu sudah sejak lama dikenal memiliki khasiat antibakteri dan dimanfaatkan untuk mencegah infeksi. Bahkan, madu disebut-sebut sebagai alternatif antibiotik untuk menangkal infeksi bagi pasien gagal ginjal.

Pasien gagal ginjal yang menjalani terapi dialisis terkadang mengalami infeksi dari kateter yang dimasukkan ke dalam tubuh mereka. Infeksi ini kemudian seringkali disembuhkan dengan antibiotik. Sementara itu, madu dengan kualitas "medical-grade" dinilai mampu menjadi salah satu alternatifnya.

Kendati demikian, sebuah studi baru yang dipublikasi dalam jurnal The Lancet Infectious Diseases menemukan, pengaplikasikan madu pada luka bekas kateter tidak lebih efektif daripada konsumsi antibiotik. Terutama jika digunakan pada pasien yang melakukan dialisis setiap hari melalui tabung di perut.

Ditambah lagi, menurut studi tersebut, banyak relawan yang berhenti di tengah-tengah studi lantaran merasa tidak nyaman dengan metode pengaplikasian madu.

Infeksi kateter bisa sangat berbahaya dan mengancam jiwa, sehingga penanganan atau pencegahan infeksi perlu dilakukan. Namun upaya menggunakan antibiotik juga bukannya tanpa risiko. Penggunaan dalam waktu lama bisa berakibat pada resistensi mikroba pada antibiotik.

Sementara itu, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa madu kualitas medical-grade, yang sudah melewati serangkaian proses sterilisasi,  efektif melawan mikroba spektrum luas tanpa memiliki risiko resistensi di kemudian hari.

Dalam studi baru, para peneliti menemukan tidak ada perbedaan signifikan antara mereka yang setiap hari diberi madu kualitas pengobatan pada luka bekas kateter dengan mereka yang konsumsi antibiotik. Studi tersebut melibatkan 371 pasien dialisis yang dirawat di 26 rumah sakit di Australia dan Selandia Baru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Waktu rata-rata infeksi pertama pada kelompok madu adalah 16 bulan, dan pada kelompok antibiotik 18 bulan. Pada pasien yang juga memiliki diabetes, waktu itu semakin singkat yaitu 11,6 bulan daripada kelompok antiobiotik.

"Saat madu disebut-sebut sebagai alternatif antibiotik masa depan, namun hingga saat ini kami masih menyarankan untuk tidak menggunakannya secara rutin sebagai pencegah infeksi," kata ketua tudi David Johnson, peneliti dari Australian Kidney Trials Network dan Princess Alexandra Hospital di Brisbane, Australia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Filariasis
Filariasis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

Health
Penyakit Retina

Penyakit Retina

Penyakit
6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

Health
Bronkopneumonia

Bronkopneumonia

Penyakit
3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

Health
Ruam Popok

Ruam Popok

Penyakit
8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

Health
Gagal Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut

Penyakit
Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Health
Orthorexia

Orthorexia

Penyakit
4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

Health
IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.