Kompas.com - 05/02/2014, 19:52 WIB
|
EditorAsep Candra

KOMPAS.com
- Sedang mencari resep alami untuk membantu tidur lebih nyenyak? Kombinasi segelas susu plus camilan segenggam kacang Brazil mungkin dapat dijadikan pilihan menjelang tidur malam.

Rahasia ini diungkap para peneliti Amerika Serikat setelah melakukan riset pola makan dan tidur 4.500 responden. Peneliti juga menanyakan kesehatan dan gaya hidup responden.

Hasilnya, mineral dan asam tertentu dalam makanan ternyata dapat membantu tidur lebih nyenyak. Berdasarkan hasil tersebut, riset merekomendasikan kacang Brazil yang kaya selenium dan potasium sebagai camilan sehat sebelum tidur. Setelah itu, disusul segelas susu yang kaya kalsium untuk tidur malam yang nyaman.

Menurut pimpinan riset, Michael Grandner dari Pennysylvania University, temuan ini menyarankan bahan alami dan mudah ditemukan juga dapat dipertimbangkan sebagai solusi masalah tidur.  Bahkan resep ini juga efektif mengatasi gangguan tidur seperti sleep apnea dan insomnia.

"Pentingnya pola makan kadang terlupakan ketika menghadapi masalah gangguan tidur. Padahal pola makan, tidur, aktivitas fisik, dan kegiatan lain yang merupakan bagian dari gaya hidup sehat sangat mepengaruhi tubuh kita. Terutama pada cara kita berfikir, merasakan, dan beraksi," kata Grandner.

Menurut penelitan, kaum perempuan pekerja adalah salah satu kalangan yang rentan mengalami gangguan tidur. Meskipun telah memperhitungkan beragam faktor seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, gaji, dan kesehatan jiwa, beberapa elemen dalam makanan ternyata juga berhubungan dengan pola tidur.

Studi membuktikan, keluhan susah tidur responden berkurang hingga 20 persen saat pola makan diubah. Perubahan ini dampak dari penambahan 17 persen asupan kalsiun dan peningkatan kadar selenium hingga dua kali lipat. Asupan lain yang ditingkatkan adalah karbohidrat, vitamin D,  butanoic acid (asam butirat) dan dodecanoic acid (asam laurat). Asam butirat dan laurat dapat ditemukan dalam susu.

Sedangkan keluhan rasa capek atau lelah pada keesokan hari para respoden berkurang hingga 30 persen berkat asupan potassium dua kali lebih banyak dan peningkatan konsumsi kalsium sebesar 19 persen.

Terkait asupan, pola tidur yang buruk biasanya berhubungan dengan konsumsi 2 jenis lemak yang ditemukan dalam keju dan butter. Lemak tersebut adalah asam heksanoat dan heksadekanoat. Keduanya juga terdapat dalam garam dan aneka minuman, kecuali air putih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber dailymail

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.