Kompas.com - 24/07/2014, 07:15 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Hampir setiap minggu ada saja metode diet baru yang diklaim bisa membuat tubuh langsing dengan instan dan menyenangkan. Iming-iming penurunan berat badan tanpa perlu usaha keras ini sering membuat kita dengan mudah percaya dan mengikutinya.

Meski begitu sebaiknya Anda tak gampang mengikuti metode diet tersebut. Diet semacam ini biasanya tidak bisa menurunkan berat badan dalam jangka panjang, sulit diikuti, dan bisa membuat tubuh kekurangan gizi. Berikut adalah beberapa diet populer yang tidak direkomendasikan para ahli.

1. Diet makanan mentah
Mengganti makanan yang digoreng atau diproses berulang kali dengan buah dan sayuran memang bisa menurunkan berat badan. Tetapi, diet yang melarang bahan makanan yang dimasak sebaiknya tidak dilakukan.

Para penganut diet makanan mentah berkilah kadar gizi dalam sayur dan buah akan berkurang setelah dimasak. Memang benar, tetapi proses pemasakan sebenarnya masih menyisakan serat, vitamin dan mineral dalam jumlah cukup. Bahkan, beberapa jenis sayur harus dimasak dulu untuk meningkatkan nutrisinya, selain juga membunuh bakteri.

2. Diet Alkalin
Menurut metode diet ini, Anda disarankan untuk berpantang daging, produk susu, gula, kafein, alkohol, bahhan pengawet, dan makanan yang diproses. Sebagai gantinya, makanan segar harus diperbanyak.

Diet Alkalin memang memiliki efek positif, yakni kita jadi lebih banyak mengonsumsi makanan segar dan terhindar dari makanan dengan pengawet. Tetapi, sebenarnya tubuh kita membutuhkan variasi makanan. Diet Alkalin juga tergolong rumit dan butuh perencanaan makanan yang baik. Biasanya orang yang mengikuti diet ini tak tahan melakukannya secara permanen.

3. Diet golongan darah
Diet yang diciptakan oleh ahli naturopati Peter D'Adamo ini berdasarkan pada makanan yang kita asup memiliki reaksi kimia dengan golongan darah. Misalnya saja, mereka yang punya golongan darah O harus mengonsumsi daging, sayur, dan buah, serta menghindari tepung dan susu. Sementara itu, orang yang bergolongan darah A disarankan memilih pola makan vegetarian. Orang dengan golongan darah B sebaiknya menghindari ayam, jagung, tepung, dan kacang-kacangan. Sayangnya, tidak ada bukti ilmiah diet yang ketat ini efektif menurunkan berat badan.

4. Diet biskuit
Penggagas diet ini percaya, mengonsumsi biskuit atau cookies bisa membantu kita lebih langsing. Kita disarankan untuk sarapan, makan siang, dan ngemil, dengan cookies yang tinggi serat. Jika kita mengikuti diet ini berat badan memang turun, tetapi kita akan mengalami gejala craving (seperti ngidam) karena kita hanya boleh mengasup makanan saat makan malam.

5. Diet lemon
Diet ini sebenarnya sudah ada sejak lama dan memiliki banyak variasi. Mayoritas menyarankan penganut diet ini minum air yang dicampur perasan jeruk lemon. Karena lemon bersifat diuretik atau menguras air, berat badan memang akan turun. Tetapi kita beresiko dehidrasi, pusing, mual, dan lemas. Begitu kita mengonsumsi makanan padat, berat badan beresiko naik lebih besar dari berat saat dimulainya diet.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Health
Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Penyakit
Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Health
Sindrom Nefrotik

Sindrom Nefrotik

Penyakit
Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Health
Coxsackie

Coxsackie

Penyakit
Demam saat Haid, Apakah Normal?

Demam saat Haid, Apakah Normal?

Health
Hipotensi Ortostatik

Hipotensi Ortostatik

Penyakit
Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Health
Sindrom ACA

Sindrom ACA

Penyakit
Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Health
Astrositoma

Astrositoma

Penyakit
4 Penyebab Kram pada Tangan

4 Penyebab Kram pada Tangan

Health
Divertikulum Meckel

Divertikulum Meckel

Penyakit
8 Penyebab Gatal Tanpa Ruam pada Kulit, Bisa Jadi Gejala Kanker

8 Penyebab Gatal Tanpa Ruam pada Kulit, Bisa Jadi Gejala Kanker

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.