Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/08/2014, 11:42 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Nikotin, zat adiktif dalam rokok, diketahui bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Karena itu belakangan ini semakin banyak produsen rokok yang memproduksi rokok dengan kadar nikotin rendah. Tetapi, rokok rendah nikotin ini ditakutkan justru membuat orang merokok lebih sering.

Rokok dengan nikotin yang rendah disebutkan membuat frekuensi merokok lebih sering karena perokok berusaha mencapai tingkat 'kenikmatan' yang sama dari rokok biasa. Padahal, hal itu sama saja dengan meningkatkan tingginya jumlah racun yang masuk ke tubuh perokok.

Studi sebelumnya memang menemukan kaitan antara rokok rendah nikotin dengan peningkatan frekuensi merokok.

Studi terbaru yang dilakukan oleh tim dari Universitas Waterloo, Kanada, meneliti 72 perokok. Para perokok ini disurvei tentang kebiasaan merokoknya. Lalu mereka diperbolehkan merokok dengan rokok yang biasa mereka hisap selama seminggu.

Pada tiga minggu berikutnya, kadar nikotin dalam rokok mereka diturunkan secara bertahap. Selama dua minggu kadar nikotin rokok dikurangi 0,6 mg. Kemudian di minggu keempat, kadar nikotinnya tinggal 0,05 mg. Kadar ini sangat rendah bila dibanding dengan rokok biasa yang level nikotinnya seitar 1,2 mg per batang.

Peneliti menemukan bahwa 72 perokok tersebut tidak menambah jumlah rokok yang dihisapnya selama empat minggu itu.

"Studi kami menemukan sedikit sekali bukti bahwa rokok rendah nikotin menambah intensitas merokok. Tidak ada perbedaan signifikan," kata peneliti.

David Hammond, salah satu tim peneliti, mengatakan bahwa hasil penelitian ini bisa jadi bukti bahwa tak ada alasan bagi pembuat kebijakan untuk takut mengurangi kadar nikotin sebanyak mungkin dalam rokok. (Kevin Sanly Putera)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Dailymail
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+