Kompas.com - 01/10/2015, 07:25 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - “Lagi ingin makan yang manis-manis atau yang asin-asin nih!” Keinginan besar untuk makan jenis makanan tertentu pernah muncul. Tak ada yang tahu pasti mengapa keinginan tersebut datang tiba-tiba, namun Joseph Colella, MD, ahli penurunan berat badan dan penulis buku The Solution Appetite berpendapat, “ngidam” makanan bisa menjadi isyarat bahwa tubuh kekurangan nutrisi atau menunjukkan masalah kesehatan lainnya.

 

“Ngidam” camilan asin seperti keripik kentang, snack, atau pretzels, pertanda:

- Tubuh dehidrasi. Rasa haus terkadang muncul dalam bentuk rasa lapar. Mengonsumsi garam akan membantu tubuh dalam menahan cairan sehingga bisa jadi itu merupakan pertanda tubuh kekurangan air.

- Banyak pikiran. “Banyak makan asin seperti keripik, kerupuk, atau makanan lauin yang renyah bisa membantu mengurangi stres,” Dr. Colella. Namun., stres tetap saja tak bisa hilang bila tidak diselesaikan langsung dari sumbernya.

- Terlalu sering makan makanan lunak. Sehingga kelenjar ludah dan otot-otot rahang menjadi bosan.

 

“Ngidam” kentang goreng atau gorengan lainnya, pertanda:

- Kurang tidur. Membuat tubuh kekurangan energi dan makanan bisa menjadi sumber energi terbaik. Namun, karena makanan yang digoreng dan rasa asin gurih mampu memuaskan syaraf di otak yang berkaitan dengan rasa kenyang dengan cepat, maka makanan dengan kandungan minyak tinggi kerap dipilih saat sedang merasa lapar. Agar lebih sehat, sebenarnya Anda bisa memilih makanan dengan kandungan lemak yang lebih sehat ketimbang minyak.

 

“Ngidam” makan atau minum gula-gula, pertanda:

- Terlalu banyak makan karbohidrat sederhana, seperti nasi putih, roti putih, atau pasta. Menyebabkan terjadinya lonjakan gula darah sebagai cara tubuh untuk mendapat energi tambahan dalam mengolah karbo sederhana. Inilah yang menyebabkan Anda kerap mengantuk atau lemas, lalu  tubuh mengisyaratkan untuk mencari gula tambahan sebagai solusi.

- Diliputi stres. Gula bisa mengaktifkan pusat otak yang berkaitan dengan rasa senang, sehingga bila tiba-tiba Anda ingin donat atau makanan manis lain, bisa jadi itu merupakan keinginan tubuh untuk mereda stres.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Health
Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Health
11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

Health
Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Health
Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Health
5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

Health
Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

Health
Orkitis

Orkitis

Penyakit
14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.