Kompas.com - 13/10/2015, 20:15 WIB
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - "Puncak" kepuasan seksual bukanlah hal yang mudah dicapai, terutama jika Anda seorang wanita. Hampir setiap pria bisa mencapai klimaks tanpa kesulitan, tapi tidak demikian dengan wanita.

Informasi yang tidak akurat mengenai puncak kepuasan seksual ini bisa disebabkan karena film, buku, atau pornografi yang menggambarkan si tokoh wanita pasti mencapai orgasme setiap berhubungan seks. Kebanyakan wanita pun akan merasa ada yang salah dengan dirinya jika tidak bisa mencapai klimkas.

Faktanya, tidak selalu mencapai orgasme adalah hal yang normal. Tetapi, setiap wanita sebenarnya bisa mencapai puncak kepuasan, bahkan orgasme ganda, jika lingkungannya mendukung. Ini berarti pengetahuan yang cukup dari pasangan tentang seks dan bagaimana bekal itu dipakai untuk membuat istrinya lebih rileks dan mencapai orgasme.

Seperti disebutkan di awal, orgasme adalah respon otomatis pada pria. Bahkan, pada kebanyakan pria kemampuan mencapai orgasme tidak terkait dengan perasaan cinta atau romantisme.

Sebaliknya dengan wanita, mereka butuh perasaan pede, perasaan dicintai dan dihargai untuk bisa menikmati hubungan seksual yang menyenangkan.

Kaum hawa juga perlu belajar untuk mencapai orgasme. Para terapis seks meyakini bahwa jika Anda tidak mencapai orgasme (atau tidak gampang orgasme) maka tak ada salahnya mencobanya sendiri alias masturbasi.

Dalam sebuah survei di Inggris diketahui 47 persen responden mengaku mereka pertama kali mengalami orgasme lewat masturbasi, 32 persen lewat penetrasi seksual, dan 20 persen lewat aktivitas petting. Masturbasi bisa membantu seorang wanita mengetahui ritme yang dibutuhkan saat bercinta dan juga bagian tubuh yang paling peka.

Mayoritas wanita juga membutuhkan stimulasi di bagian klitoris untuk mencapai klimaks. Melakukan seks oral juga membantu seorang wanita mencapai puncak. Bila perlu gunakan alat bantu seks seperti vibrator.

Di usia 30 sampai 40 tahun biasanya seorang wanita lebih mudah mencapai orgasme. Tetapi kepuasan seksual ini juga dipengaruhi oleh siklus menstruasi. Sebagian besar wanita merasa lebih mudah terangsang menjelang atau sesudah menstruasi.

Yang tidak kalah penting adalah membuka komunikasi dengan pasangan. Tidak perlu terburu-buru saat berhubungan seks dan memasang target harus orgasme. Nikmati saja apa yang dilakukan pasangan. Jika gagal, ulangi lagi di sesi bercinta selanjutnya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber netdoctor
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.