Kompas.com - 25/10/2015, 16:49 WIB
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Untuk menghalau bakteri, Anda bisa membersihkan mulut Anda dengan mengunyah permen karet. Inilah hasil penelitian terbaru di Belanda.

Dalam studi tersebut, peserta mengunyah permen karet bebas gula selama 10 menit. Setelah dianalisa, para peneliti menemukan sekitar 100 juta bakteri terperangkap di setiap kunyahan permen karet.

Ini benar-benar membuat hanya sebagian kecil bakteri yang tinggal di dalam mulut. Hal ini tentu dapat meminimalisir risiko gigi berlubang, gusi lebih sehat, dan aroma napas yang lebih baik.

Ini karena ketika permen karet dikunyah, permen karet akan membersihkan plak dan sisa-sisa makanan yang menempel di gigi, jelas penulis studi Stefan Wessel.

“Ada banyak penelitian tentang hal ini, dan tampaknya peremen karet memang bermanfaat untuk mengurangi bakteri di dalam mulut Anda,” ujar Denis Kinane, PhD, dekan University of Pennsylvania School of Dental Medicine.

Ini terjadi karena ketika Anda mengunyah permen karet, aktivitas mengunyah juga merangsang produksi ludah Anda. “Air liur adalah antimikroba, ia bekerja untuk membunuh bakteri di mulut Anda dan juga menjaga jaringan gusi tetap sehat,” jelas Kinane.

Namun, flossing atau membersihkan sela gigi dengan benang tipis khusus masih menjadi cara terbaik untuk membersihkan mulut setelah makan. Karena benang floss mampu menghilangkan kuman yang ada di sela gigi, yang juga penting untuk mencegah gigi berlubang. Sementara permen karet hanya melindungi permukaan gigi.

Jadi, sebaiknya jangan menganggap permen karet dapat memberiskan mulut dnegan maksimal. Permen karet bisa menjadi pelengkap setelah Anda membersihkan gigi menggunakan benang floss atau ketika dalam keadaan darurat tak ada benang floss.

Lalu, jenis permen karet apa yang terbaik? Untuk rasa Anda bebas menentukan pilihan, tapi yang pasti Anda harus memilih bebas gula.

“Bakteri mulut akan memfermentasi gula, yang kemudian akan memroduksi asam dan melemahkan gigi Anda. Tapi, pemanis buatan dalam permen karet bebas gula tidak memberikan reaksi yang sama,” ujar Kinane.

Jangan lupa, waktu terbaik untuk mengunyah permen karet adalah selama 10 menit. Pasalnya, jika Anda mengunyah permen karet lebih lama dari itu, bakteri yang sudah terjebak di dalam permen karet akan keluar kembali menyebar di dalam mulut Anda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.